th copy

{sekali lagi cuma bisa ngeshare FF lama T.T maafin aku, entah kenapa otak aku akhir-akhir ini lagi gabisa berimajinasi. yang udah pernah baca FF ini, maaf ya .. terpaksa mesti dipost lagi disini karna emang lagi ga ada pegangan FF sama sekali .. Happy Read~}

Sebagian isi dari cerita ini adalah kisah nyata

Dan kalo ada sesuatu yang menurut kalian itu aneh, itu emang karya aku yang gajelas –‘

Happy read~

Asan Medical Center, South Korea

asan medical center southkorea-hospital

Disini ..

Aku menemukan cinta pertamaku

Wanita yang benar-benar membuat jantungku berdegup dengan tidak normal

Hanya dengan sekali lihat aku langsung tau

Kalau aku menyukainya

Dan ini pertama kalinya dalam hidupku

Apa ini yang dinamakan takdir ?

 

AUTHOR’S POV

19 April 2007

00.20

Suasana didalam rumah sakit ternama di Seoul tampak seperti biasa. Ada beberapa keluarga pasien yang berlalu-lelang menuju kamar pasien, dan terkadang beberapa suster mendorong tempat tidur pasien menuju ruang operasi dengan tergesa-gesa, dan juga dokter dengan pakaian serba putihnya berjalan setengah berlari menuju tempat yang ditunjuk oleh suster yang berada disampingnya

Dan seketika suasana menjadi sedikit ribut dengan datangnya beberapa mobil ambulance yang membawa 4 orang pasien. Orang-orang didekat ambulance itu sedikit berteriak pada beberapa suster yang telah mendorong tempat tidur itu menuju ruangan yang telah disediakan

“tolong cepat sedikit, selamatkan dia!” ujar pria tinggi yang berdiri disamping 1 pasien yang terluka paling parah, keadaannya cukup parah hingga dia kehilangan kesadarannya

“Suster, tolong bawa dia keruangan 1808” ucap dokter pada suster yang terlilhat sedikit terkejut melihat siapa pasien kali ini yang akan dirawatnya. Super Junior

“suster, cepat!” ucap dokter sekali lagi karna tidak ada reaksi sama skali dari suster tersebut, dan untuk panggilan yang ketiga kali, suster itu baru tersadar dari lamunannya dan langsung mendorong pasiennya menuju tempat yang ditunjuk dokter

Setelah sampai, dengan cekatan suster yang menangani pria yang terluka cukup parah ini, memompa oksigen dengan alat yang dipakainya

KY1

Dokter yang bekerja disampingnya mengamati perkembangan apa saja yang dialami namja ini, lalu suster yang lain memasang tali infus dilengan kiri pasien. Semua tampak panik saat tidak ada perubahan sama skali dari pasien ini. Apa dia akan mati ?

Dokter mencatat sesuatu, mungkin tentang kondisi pria ini. Dari luar tidak terlihat luka yang cukup parah, hanya sebatas lebam-lebam akibat goresan yang terlihat mulai memerah. Tak lama setelah mencatat sesuatu, dokter menganjurkan untung membawa pasien ini keruang UGD

“dia harus segera di ronsen untuk mengetahui apa saja yang terluka didalam tubuhnya, cepat bawa dia ke ruang UGD” perintah dokter yang sudah pergi terlebih dahulu keruang UGD yang dimaksud, saat beberapa suster sedang mendorong tempat tidur Kyuhyun menuju ruang UGD, keluarganya tiba dengan isak tangis yang sangat kentara dari eomma dan noona nya yang terlihat tabah hanya appanya

“Kyuhyun! anakku! Suster bagaimana keadaannya” ucap Kim Hana disela-sela tangisannya dengan Cho Yeong Hwan disampingnya menenangi

“maaf bu, dia harus segera kita bawa” kegiatan yang sebelumnya terhambat karna kedatangan keluarga Kyuhyun, kini beberapa suster mencoba untuk kembali mendorong tempat tidur Kyuhyun

kyu accident1

“selamatkan dia, jebal!” jeritan Kim Hana membahana, membuat seluruh orang yang berada didekatnya melihat kearahnya. Kini Kyuhyun telah sampai didepan ruang UGD yang ditunjuk tadi, keluarga hanya diperbolehkan mengantar sampai depan pintu saja karna alasan pemeriksaan menyeluruh

“yeobo, bagaimana ini, anak kita” lagi-lagi tangisannya pecah melihat anak mereka tak sadarkan diri. Ah-Ra hanya menunduk lemas dan sesekali terlihat mengusap matanya yang mengeluarkan cairan bening. Adik satu-satunya, adik yang sangat dia sayangi sedang meregang nyawa didalam sana, Ah-Ra sangat takut dengan apa yang akan dikatakan dokter nanti setelah keluar dari ruangan tersebut

Hampir satu jam lamanya mereka menunggu keluarnya dokter dan memberikan penjelasan. Seluruh keluarga termasuk dari pihak management tempat Kyuhyun bekerja pun turut menanti kabar baik atau buruk yang akan disampaikan dokter nanti. Selang beberapa menit, akhirnya 2 pria yang mengenakan baju seragam putih panjang keluar dengan wajah yang bisa dibilang ‘pasrah’

“dimana keluarga Cho Kyuhyun ?” ucap dokter

“saya ayahnya” Cho Yeong Hwan berdiri dan menghampiri dokter

“bisa ikut saya sebentar ?” dokter tersebut menunjuk jalan kearah ruangannya

“aku ikut” ucap Kim Hana dan Ah-Ra berbarengan, dokter hanya mengangguk mengiyakan

******

“apa sebelumnya anak kalian sudah mempunyai penyakit ?” ucap dokter memulai pembicaraan, dari awal mereka sudah tau, pertanyaan ini pasti akan dilontarkan oleh dokter ini

“ne” ucap Cho Yeong Hwan singkat dan sangat kentara sekali kalau dia sedang tegang

“Pecahnya kantung kecil berisi udara di dalam paru-paru, Pneumothorax nya semakin parah” ucap Dokter itu. semua perkataan dokter memang menyakitkan, dokter tidak pernah memberikan janji manis pada setiap pasiennya

“6 tulang rusuknya menusuk ke paru-paru, dan satu-satunya cara adalah melakukan operasi, jika kalian setuju besok akan kami operasi”

“Anak ini sudah sekarat, dia harus dioperasi melalui tenggorokan untuk membuka saluran pernapasannya, tapi persentase keberhasilan operasinya hanya 20 %” sambung dokter itu lagi, yang lain hanya diam mendengarkan, dan saat dokter itu mengatakan keberhasilannya hanya 20%  Kim Hana dan Cho Ah-Ra menangis sejadi-jadinya, mereka tidak bisa membendung airmata mereka lagi, anak dan adik yang mereka sayangi .. sedang sekarat dan kepulihannya hanya mencapai angka 20%

“tapi anakku seorang penyanyi, apa tidak bisa melakukannya dibagian tubuh yang lain ?” Cho Yeong Hwan tampak sangat frustasi mendengar hal tersebut, anak itu penyanyi, dan yang bisa dia lakukan hanya menyanyi, bagaimana jadinya jika saat dia tersadar dari koma nya, lalu dia mendapati dia tidak bisa menjadi penyanyi lagi

“Apa kau sudah gila?!! Nyawa anakmu sedang diujung tanduk, dan kau masih berpikir soal menyanyi? Kita harus segera melakukan operasi apapun yang terjadi!” ucap dokter itu dengan intonasi nada yang meninggi, tidak ada maksud lain, dokter hanya menginginkan keselamatan pasiennya, lalu tak berapa lama, masuk satu dokter yang menyela perdebatan antara Cho Yeong Hwan dan dokter yang menangani Kyuhyun

“biarkan anak itu tetap menyanyi, aku akan mencari metode operasi yang lain, dan aku akan membedahnya pada bagian tubunya yang lain” sebuah harapan mulai muncul saat ucapan itu terlontar dari dokter yang bahasa Koreanya masih sangat tidak bagus, dokter ini dari China, Professor Wang Yong Bi

******

SHIN-HAE’S POV

Keluarga pria ini tidak pulang, dan menemani anak mereka yang sedang dalam keadaan koma. Mereka terlihat sangat lemas, sama seperti aku, aku sangat terkejut melihat pasienku kali ini. Aku mengenal mereka, tentu saja. Super Junior, walau aku tidak terlalu mengetahui tentang pria yang bernama Cho Kyuhyun ini, tapi aku langsung menyukainya saat aku melihat wajahnya yang tentram dalam tidurnya. Walau beberapa selang telah tertancap dibeberapa bagian tubuhnya, aku yakin pria ini pasti akan selamat

Aku sempat terkejut saat mendengar ucapan dokter saat ditempat kejadian, dia mengatakan “pria ini sudah meninggal” aku tidak percaya sama sekali, berkali-kali aku mencoba menemukan denyut nadi nya, aku hampir frustasi saat itu, aku bukan tidak pernah mendapati hal ini, aku termasuk salah satu suster berprestasi, dan aku akan mengetahui keadaan pasienku hanya dalam sekali pemeriksaan

Tapi berbeda dengan pria ini, dalam hatiku aku sangat ingin menolongnya, aku ingin pria ini hidup. Dan benar, untuk pemeriksaanku yang kelima kali, aku berhasil menemukan denyut nadinya, dan saat itu juga aku melapor pada dokter, dan dokter sendiripun hampir tak percaya, keadaan anak ini sangat parah, begitu kata dokter. Tapi Tuhan berkehendak lain

Hari ini mereka akan melakukan operasi, walau sempat terjadi berbeda pendapat tapi akhirnya operasi ini tetap dijalankan. Demi keselamatan pria ini juga. Kyuhyun koma selama 3 hari, tubuhnya terlihat sangat lemah. Seluruh perawat yang berada dirumah sakit ini hampir setiap hari menyempatkan diri untuk melirik keruangan tempat Kyuhyun dirawat. Bahkan dari yang kudengar, suster-suster yang berjaga ditempat lain menangis mendengar Kyuhyun dirawat dirumah sakit ini dengan keadaan yang sangat diluar perkiraan mereka

“ganosa (suster) tolong siapkan seluruh alat medis untuk operasi sore ini” dokter Jung, dokter specialis paru-paru adalah atasan kami, dia termasuk dokter yang bertangan dingin, tapi sebenarnya dia baik, hanya saja seluruh keluarga pasien yang ditanganinya membencinya, mungkin karna ucapannya yang terlalu tajam. Oh ayolah, dokter mana yang mendapat pujian setelah memvonis seseorang mengidap suatu penyakit parah dan tidak bisa diselamatkan

“baik” aku dan Yeonji segera melakukan apa yang diperintahkan dokter Jung barusan

“jadi operasinya akan dilakukan sore ini ? kenapa lama sekali ?!” ucap Yeonji, dia mengaku kalau dia adalah fans dari Super Junior. Dia termasuk salah satu suster yang menangis saat mengetahui Kyuhyun kecelakaan dan dirawat dirumah sakit ini

“dokter selalu melakukan yang terbaik” ucapku mencoba menenangkan Yeonji

******

AUTHOR’S POV

Lampu berwarna merah diruang operasi masih menyala dari 7 jam yang lalu, keluarga yang tampak resah menunggu dibangku yang disediakan didekat ruang operasi terus menerus memanjatkan doa untuk keselamatan anaknya. Tidak hanya keluarga, kerabat dekat Kyuhyun turut menanti hasil dari operasi ini, bahkan Eunhyuk, Leeteuk dan Shindong yang menjadi korban kecelakaan tersebut ikut hadir. Walau keadaan mereka tak separah Kyuhyun, tetap saja mereka harus istirahat untuk memulihkan kondisinya

Eunhyuk yang terlihat paling terpukul, airmatanya selalu menetes sedari tadi, Leeteuk terus mencoba menenangkan dengan mengusap punggungnya lembut. Eunhyuk adalah orang pertama yang menghampiri Kyuhyun dan berdoa didekat Kyuhyun. Eunhyuk menggenggam tangan Kyuhyun saat dilokasi kejadian, dia sangat khawatir dengan keadaan dongsaengnya

Dia sedikit bercerita dengan isakan tangisannya pada member yang lain yang tidak ada didalam mobil tersebut, dia menceritakan bagaimana kejadian naas itu yang menimpa mereka. Dan sangat kebetulan Eunhyuklah yang duduk paling dekat dengan Kyuhyun di mobil van tersebut. Dan orang yang terakhir kali berbicara dengan Kyuhyun adalah Eunhyuk. Tentu saja dia merasa frustasi

“Kyuhyun sedang mendengarkan mp3 menggunakan earphone dan matanya terpejam karna sebelumnya dia mengatakan kalau dia mengantuk” Eunhyuk menghapus airmatanya yang menetes membasahi pipinya, Leeteuk dan Shindong mendengarkan dengan mata berkaca-kaca

“lalu .. lalu tiba-tiba aku merasa guncangan yang sangat hebat didalam mobil, dan supir sempat mengatakan ban van ini pecah. Lalu mobil yang kami tumpangi berguling 2 kali dan ….” Eunhyuk sempat menghentikan ceritanya saat dia mulai tak sanggup untuk menceritakannya. Setelah tangisannya sedikit mereda, Eunhyuk mencoba bercerita kembali

“dan .. dan kami semua terlempar keluar dengan keadaan yang sangat kacau. Saat itu pandanganku langsung tertuju pada Kyuhyun yang sedang berlutut kesakitan, aku .. aku berlari kearahnya. Aku menggenggam tangannya dan berdoa didekat telinganya. Dan saat itu adalah pertama kalinya aku melihat Kyuhyun menangis. Kyuhyun merintih kesakitan, airmatanya terus mengalir sampai akhirnya dia jatuh pingsan” semua member yang mendengar cerita Kyuhyun tak kuasa menahan airmata mereka lagi, mereka menangis terisak seperti Eunhyuk

“aku ingin dia selamat” ucapan terakhir Eunhyuk membuat Yesung yang duduk disamping Eunhyuk memeluknya erat, mereka menangis menumpahkan rasa khawatir mereka pada dongsaengnya. Leetuk pun mulai menghapus airmatanya yang jatuh berkali-kali dipipinya

Selang satu jam berikutnya, lampu merah yang menandakan operasi sedang berlangsung tiba-tiba redup. Melihat itu, seluruh orang yang menunggu diluar bangun dari duduknya. Lalu tak lama, pintu terbuka dan keluarlah dokter dengar pakaian serba hijau yang sedang membuka masker. Melihat keluarga pasiennya, dokter tersenyum

“operasinya berhasil”

“kami berhasil mengeluarkan pecahan kaca di punggungnya dan total ada 170 jahitan pada punggung dan wajahnya”

Serentak semua menghembuskan nafasnya lega, Ah-Ra dan eommanya berpelukan, appanya mengelus kedua punggung orang yang disayanginya. Eunhyuk lagi-lagi meneteskan airmata mendengar ucapan dokter barusan. Tangisan kebahagiaan pecah disana. namun semua pandangan tiba-tiba tertuju pada beberapa suster yang membawa Kyuhyun kembali keruangannya yang semula

Eomma, appa, dan Ah-Ra mengikuti suster tersebut yang sedang mendorong anaknya yang masih tak sadarkan diri, sesekali mengelus lembut tangan Kyuhyun yang bisa mereka raih. Begitu juga dengan Eunhyuk, Leeteuk, Shindong, dan beberapa member yang juga hadir disana

hospital5

“pasien masih dibawah pengawasan, kondisinya masih naik turun, dan kami belum bisa memastikan apakah dia sudah melewati masa kritisnya atau belum” ucap Shin-Hae lembut mencoba memberitahu keadaan Kyuhyun secara halus

Keluarga hanya mengangguk mengiyakan, mereka lebih sibuk mengelus wajah anaknya yang baru saja selesai meregang nyawa diruang operasi selama 8 jam. Setiap hari selalu seperti itu. bahkan sekarang kamar Kyuhyun sudah menumpuk kado-kado dan surat yang diberikan oleh fansnya

Hari berikutnya Kyuhyun sadar dari koma nya, Kyuhyun terlihat lebih bertenaga saat dia telah sadar. Keluarganya tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih pada Tuhan yang masih memberikan kesempatan hidup sekali lagi untuk Kyuhyun. Kyuhyun masih belum bisa berbicara banyak. Dia masih merintih kesakitan akibat ratusan jahitan yang diterimanya, bahkan sampai menitihkan airmata

“Kyu, kau selamat” ucap Heechul yang beberapa hari ini selalu berjaga dirumah sakit menemani Kyuhyun. Kyuhyun menoleh kearah Heechul dan tersenyum singkat. Seolah-olah untuk tersenyum saja terasa menyakitkan

“waktunya minum obat” Suster bernama Shin-Hae datang dengan membawa rak obat yang khusus diberikan untuk Kyuhyun. suster Shin-Hae menyuntikan obat kedalam cairan infus, inilah cara Kyuhyun mengkonsumsi obatnya

“apa kabar tuan Cho, sudah merasa lebih baik ?” ucap suster Shin-Hae, Kyuhyun hanya diam memandangi wajah suster dengan lekat, seperti baru saja melihat sesuatu yang belum pernah dilihatnya. Kyuhyun cukup lama memandang wajah Shin-Hae, membuat Shin-Hae mengerutkan keningnya bingung. Tetap tidak ada reaksi apapun sampai Heechul menyenggol lengan Kyuhyun dan menyadarkannya

“tanganku pegal” akhirnya Kyuhyun mengeluarkan suara. Suaranya terdengar serak, mungkin karna beberapa hari ini dia tidak bersuara. Suster Shin-Hae sedikit terkejut mendengar ucapan pertama yang dilontarkan pasiennya, lalu tersenyum senang

“itu karna infus, semua orang yang diinfus juga merasakan hal yang sama” ucap Shin-Hae yang terdengar seperti menenangkan pasiennya

“aku ingin minum” ucap Kyuhyun sekali lagi, dan Shin-Hae pun tertawa renyah. Ternyata pasien yang dikira pendiam, dan penuh dengan rahasia ini ternyata banyak bicara

“dasar kau! Baru sadar sudah minta yang macam-macam” ucap Heechul mengundang tawa orang-orang sekitarnya

“aku sedang sakit hyung”

“ne ne, aku tau .. dan kau harus tau apa yang dikatakan Yesung saat kau belum sadar” Heechul merendahkan suaranya ketika mengucapkan nama Yesung, Kyuhyun merasa tertarik dan menatap Heechul dengan tatapan ‘apa ? cepat katakan’

“dia bilang sambil menangis, dia akan melakukan apapun yang kau suruh asal kau bangun” Kyuhyun dan Heechul tertawa bersama. Saat tertawa, Kyuhyun memegangi dadanya yang terasa sedikit nyeri

“jangan terlalu banyak bicara atau tertawa, kau ingat jahitan bekas operasimu belum kering” ucap Shin-Hae menyodorkan segelas air putih yang diterima Kyuhyun dengan tangannya yang bebas dari tali infus

“ara” ucap Kyuhyun singkat membuat Shin-Hae menoleh

“wah, ternyata pasienku kali ini sangat tidak ramah” Kyuhyun menoleh cepat kearah Shin-Hae dan memberikan tatapan yang cukup mengerikan, membuat Shin-Hae menundukkan kepalanya, seperti menyesal telah mengatakan hal itu

“baiklah, jika ada apa-apa, tekan saja tombol itu, aku akan datang” ucap Shin-Hae menunjukkan tombol berwarna merah yang berada disamping kiri kepala tempat tidurnya. Kyuhyun hanya mengagguk tanda mengerti. Shin-Hae meninggalkan ruangan, mata Kyuhyun tak lepas dari suster yang menjaganya barusan hingga sosoknya hilang dari balik pintu kamarnya

“dia cantik bukan ? kau pasti menyukainya” ucap Heechul sambil menatap Kyuhyun curiga

“hah, mana mungkin” ucap Kyuhyun datar, berusaha datar. Entah karna apa, tiba-tiba Kyuhyun merasa tertarik dengan suster yang merawatnya

“KYU!!” teriak Eunhyuk dari pintu kamar Kyuhyun. Eunhyuk mengenakan pakaian yang sama dengan Kyuhyun. seragam rumah sakit

“Kyu, aku merindukanmu” Eunhyuk memeluk tubuh Kyuhyun singkat, Kyuhyun hanya tersenyum. Kyuhyun ingat saat ditempat kecelakaannya beberapa hari yang lalu, Eunhyuklah orang yang pertama mendatangi Kyuhyun lalu menggenggam tanganya dan berdoa disampingnya, padahal dia sendiri juga sedang terluka

“bagaimana keadaanmu hyung ?” Kyuhyun menatap wajah Eunhyuk yang terlihat banyak luka memar dan mulai membiru

“setidaknya wajahku masih terlihat tampan” gurau Eunhyuk yang membuat Kyuhyun kembali tertawa. Dan sekali lagi Kyuhyun memegangi dadanya yang terasa nyeri setiap tertawa

“cih! Lee Hyukjae, wajahmu tetap terlihat seperti monkey” kali ini Heechul yang menyelah, Heechul menatap Eunhyuk sinis

“ya, mana mungkin! Dan lagi, kau kenapa tidak pulang-pulang ? bukankah kau sudah berhari-hari disini ?” ucap Eunhyuk sinis pada Heechul

“wae ? kau tidak suka ? aku ingin menunjukkan pada orang tua Kyuhyun bahwa kami dekat. Mereka mengira aku tidak dekat dengan Kyuhyun” jawab Heechul tak kalah sinisnya dengan Eunhyuk, dan tentu saja itu membuat nyali Eunhyuk menyusut. Heechul terlihat lebih menyeramkan sekarang

“jadi hanya karna alasan itu ?” ucap Eunhyuk tak percaya

“tentu saja tidak, pabo!”

“yak!”

“wae ?!”

“ssttt!!! Ini rumah sakit” ucap suster yang tadi menyuntikan obat diinfus Kyuhyun. suster yang sama. Suster yang berhasil mendapat perhatian lebih dari Kyuhyun. dan sekali lagi pandangan Kyuhyun tak lepas dari suster yang merawatnya ini

“jam besuk sudah habis, kalian tolong keluar, pasien butuh istirahat” Kyuhyun mengangguk menyetujui ucapan suster

“baiklah, Kyu besok aku akan datang lagi” Heechul menghilang dari balik pintu kamar Kyuhyun, begitu juga Eunhyuk. Kini hanya tinggal Shin-Hae dan Kyuhyun saja diruangan tersebut. Shin-Hae tidak henti-hentinya memberikan senyuman untuk Kyuhyun

“istirahatlah, jangan terlalu banyak gerak dulu. Ingat, jika membutuhkan sesuatu, tekan tombol itu” ucap Shin-Hae, lalu setelah itu Shin-Hae hendak meninggalkan ruangan. Namun langkahnya terhenti saat Kyuhyun memanggilnya kembali

“boleh aku tau siapa namamu ?” ucap Kyuhyun dengan wajah yang terlihat sedikit malu, membuat Shin-Hae lagi-lagi tersenyum kearahnya

“Shin-Hae, panggil saja Shin-Hae” lalu Shin-Hae kembali berbalik dan menutup pintu ruangan Kyuhyun setelah dia keluar

******

Setelah Eunhyuk keluar dari rumah sakit pada tanggal 23 april 2007, lalu disusul dengan keluarnya Leetuk dan Shindong yang keluar pada tanggal 30 april 2007. Tinggallah Kyuhyun yang masih tetap dirawat dirumah sakit ini hingga 4 bulan lamanya. Dan besok adalah hari yang paling membahagiakan untuk Kyuhyun dan juga keluarganya. Karna Kyuhyun sudah boleh meninggalkan rumah sakit pada tanggal 5 Juli 2007. Kesehatan Kyuhyun yang terus membaik dengan pesat membuat dokter memperbolehkannya pulang dan hanya mejalani periksa jalan saja

Selama Kyuhyun masih dirawat dirumah sakit, bukan berarti Kyuhyun kesepian. Hampir setiap hari ruangan Kyuhyun selalu terlihat ramai. Semua rekannya selalu menyempatkan diri menemani Kyuhyun yang masih berada dirumah sakit. Karna hari ini adalah hari terakhir Kyuhyun tinggal dirumah sakit, maka semua member Super Junior menyempatkan diri menjenguk Kyuhyun

“Kyu, sedang apa kau ?” ucap Sungmin yang baru datang dengan membawa beberapa bingkisan untuk Kyuhyun. tidak hanya Sungmin

“oh, hyung. Kalian datang” ucap Kyuhyun senang melihat ke-12 hyung nya datang

“hmm ? kau sedang menulis lagu ?” Eunhyuk mengintip kertas yang dipegang Kyuhyun. Kyuhyun refleks tertawa

“jincha ?” kini Donghae yang melirik kertas itu

“Bed Song ? coba nyanyikan” seru Siwon yang ternyata diam-diam juga memantau kertas yanng sedang dipegang Kyuhyun

“jigeum ?” mata Kyuhyun melebar kaget

“dangyeonhaji!” sela Sungmin. Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal, malu untuk memamerkan lagu yang hanya dibuatnya untuk menghilangkan rasa bosan itu. lalu Kyuhyun berdeham dan mulai menyanyikannya

침대를 만날 수 있었던건 행운이죠.

Chimdaereul mannalsu isseodeongun haengunijo.

(aku sangat beruntung dapat menemukan tempat tidur)

 

 곁에만 있어도 웃을 수 있게만드니까요.

Gyeoteman isseodo usseulsu ikkemandeunikkayo.

 (karna tempat tidur ini membuatku tersenyum dan tertawa)

 

침대가 저 멀리 있어도 찾을 수 있어요.

Chimdaega jeomeoli isseodo chajeulsu isseoyo.

(aku bisa menemukan tempat tidur, saat aku pergi jauh)

내 안에 침대가 미소를 짖고 있으니까요.

Naeane chimdaega misoreul jikko isseunikkayo.

(karna tempat tidur ini tersenyum untukku)

 

(Song : Cho Kyuhyun – Bed Song)

 

Setelah Kyuhyun menyelesaikan lagunya, semua member tertawa sambil memegangi perutnya. Otomatis Kyuhyun ikut tertawa melihat semua menertawakan dirinya. Tawa mereka mereda saat suster yang selama ini merawat Kyuhyun datang membawa beberapa obat yang akan dibawa Kyuhyun pulang nanti

“maaf mengganggu sebentar, tuan Cho aku ingin memberikan ini. Seluruh takaran obatnya sudah kutulis disitu. Semoga kau bisa sembuh total secepatnya” suster itu tersenyum, seperti biasa. Kali ini bukan hanya Kyuhyun yang terpana, seluruh member yang melihat kecantikan suster itu ikut mengutuk wajah suster itu yang sama skali tidak bisa ditemukan kekurangannya. Hanya sebentar, karna suster itu berbalik dan keluar dari ruangan Kyuhyun yang sebelumnya sudah membungkukan badannya untuk pamit

“wah daebak! Dia cantik sekali, aku jadi ingin sakit” ucap Shindon yang setelah itu mendapat pukulan ringan didadanya oleh Ryeowook, lalu tertawa

“jadi, apa kau sudah mendapat nomor telphone nya ?” ucap Heechul dengan tatapan curiga kearah Kyuhyun. Kyuhyun hanya menjawab dengan pandangan tidak mengerti/pura-pura tidak mengerti

“oh ayolah! Besok kau akan keluar dari rumah sakit ini, setidaknya ajak dia berkencan sebelum kau kehilangannya” ucap Heechul lagi, kali ini sedikit didramatisir. Kyuhyun tidak menjawab, hanya menggelengkan kepalanya singkat

******

KYUHYUN’S POV

Hah, ini hari terakhirku berada disini, aku melempar pandanganku kearah seluruh ruangan yang menjadi kamarku selama 4 bulan ini. Sedikit sedih meninggalkannya, tempat ini menjadi saksi betapa kuatnya perjuanganku untuk sembuh. Aku tersenyum miris

“eomma dimana ?” ucapku pada Ah-Ra noona yang sedang merapihkan baju-bajuku yang akan dibawa pulang

“sedang diadministrasi” Kyuhyun melangkah keluar, mencari tempat administrasi rumah sakit ini, dan Kyuhyun menemukannya. Sempat berhenti melangkah saat melihat suster yang selama 4 bulan ini bersabar merawat Kyuhyun. suster yang sudah berhasil merebut perhatian Kyuhyun. Kyuhyun melangkah mendekat kearah Suster itu

******

AUTHOR’S POV

Asan_medical_center_medical

“Ganosa” panggil Kyuhyun pelan, dan Shin-Hae menoleh. Shin-Hae sempat tertegun melihat pasiennya yang sekarang sudah berhadapan dengannya

“oh, tuan Cho” seperti biasa, suster itu selalu ramah pada pasiennya, seluruh pasiennya

“panggil saja aku Kyuhyun” Shin-Hae hanya tersenyum mendengar Kyuhyun yang mencoba ingin lebih dekat dengannya

“ada apa ? bukankah kau sudah diperbolehkan pulang ?” Kyuhyun tidak langsung menjawab, sedang memikirkan alasan apa yang tepat untuk meminta nomor handphone gadis ini, gadis yang pertama kali berhasil membuat Kyuhyun tertarik. Walaupun terdengar tidak mungkin, tapi ini yang pertama kali dalam hidup Kyuhyun. tertarik pada seorang gadis

“hmm, boleh aku memiliki nomor Handphone mu ?” Kyuhyun merogoh saku celananya dan mengeluarkan benda elektronik kecil miliknya yang siap mencatat nomor handphone gadis ini. Menurut Kyuhyun ini adalah kesempatan terakhir. Dia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini

“maaf, aku tidak bisa. Aku sudah mempunyai namjachingu” Kyuhyun hampir menjatuhkan handphone nya saat mendengar ucapan susternya. Dan diwajah suster itupun tidak terlihat senyuman lagi. seperti menunjukkan wajah menyesal pada Kyuhyun

“aku harus pergi, ada pasien yang sedang menungguku. Semoga kau cepat sembuh, tuan Cho” Shin-Hae meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri ditempat semula. Ah-Ra melihat seluruh kejadiannya, lalu dia menghampiri adiknya dan tersenyum

“tenanglah, punya pacar bukan berarti kau tidak punya kesempatan sama skali untuk merebutnya” Ah-Ra bukannya menenangkan, malah membuat Kyuhyun bertambah frustasi

“ah, noona! Kau ingin mengajarkanku untuk berbuat yang tidak benar huh ?” Kyuhyun meninggalkan Ah-Ra, Ah-Ra hanya mengangkat bahu nya santai lalu mengikuti langkah Kyuhyun yang kembali kekamarnya

******

Beberapa bulan kemudian

Cheonggye Plaza, South Korea

Hari ini adalah fanmeeting Super Junior, sekaligus untuk menyambut kepulangan Kyuhyun ke dorm dan kembali bergabung dengan Super Junior yang sempat berhenti dari kegiatannya karna kecelakaan tragis yang menimpanya

Beribu-ribu penggemarnya sudah mengantri disetiap barisannya masing-masing. Disetiap artis kesukaannya. Dan yang paling banyak antrean nya adalah dibarisan Kyuhyun. memang magnae dari grup ini tidak bisa disembunyikan lagi ketampanan dan keahlian menyanyinya. Semua sempat terkejut melihat itu. mereka akan berfikir kalau barisan Siwon lah yang akan paling panjang, tapi ternyata mereka salah

Eunhyuk yang berada disebelah Kyuhyun merasa dibarisan paling akhir, mengenali seseorang. Eunhyuk sempat berfikir beberapa menit untuk mengingat siapa gadis itu. dan dia ingat!

“Kyu” bisik Eunhyuk

“mwo ?” Kyuhyun balas berbisik dan memandangi wajah Eunhyuk yang ternyata tidak menoleh kearahnya. Kyuhyun mengikuti pandangan Eunhyuk, dan Kyuhyun tersentak kaget saat matanya menangkap sosok gadis yang sempat membuatnya patah hati muncul dihadapannya. Kyuhyun tersenyum senang. Tapi tak berapa lama, senyumannya pudar saat Kyuhyun menyadari sesuatu. Kyuhyun mengamati suster Shin-Hae berdiri dibarisan… EUNHYUK!!

Kyuhyun menoleh kearah Eunhyuk. Shin-Hae adalah penggemar Eunhyuk ?!! Kyuhyun sangat tidak percaya! Jika laki-laki itu adalah Donghae atau Siwon, Kyuhyun akan sangat memaklumi, tapi ini Eunhyuk!!

“memang sangat sulit menjadi lelaki berwajah tampan sepertiku” Eunhyuk membanggakan dirinya pada Kyuhyun. membanggakan kalau Shin-Hae, wanita yang disukai Kyuhyun adalah fansnya

“hyung, aku berjanji setelah ini aku akan membunuhmu” ucap Kyuhyun datar namun ada nada menyeramkan terdengar disana

“mwoya ?!!”

The End

 

Nama tempat disini semuanya Rekayasa saya

Berhubung aku gatau nama Rumah sakit tempat Kyuhyun dirawat itu dimana

Jadi aku ngarang bebas deh hehe ._.v

 

Maaf kalau disini saya melebih-lebihkan atau mengurang-ngurangi dari cerita aslinya

Ini hanya FF ^^

 

Masih banyak typo .. maaf ya, males ngeditnya >.<