cvrbrcpy

Kyuhyun memencet bell di kediaman Leria berkali-kali, tapi tidak ada jawaban. Keringat mulai muncul dipelipis Kyuhyun. apa gadis itu sudah pergi, Kyuhyun menggelengkan kepalanya untuk menghapus pikiran itu. Kyuhyun mencoba menlepon eomma, namun hasilnya sama, tidak ada jawaban

Sebelumnya Kyuhyun sempat pergi menemui Dokter yang selalu menanganinya untuk menanyakan sesuatu tentang masalah ingatan

“ada apa denganmu ? apa kau melupakan separuh ingatanmu ?” Kini Kyuhyun sedang berhadapan dengan Dokter Shin yang memang menjadi Dokter Specialis dirumah sakit ternama ini. Kyuhyun mencoba mencari segala cara untuk mengetahui bagaimana membuat ingatan seseorang pulih kembali akibat depresi yang sangat parah.

 

“bukan, bukan aku. Tapi temanku. Apa ada cara untuk mengembalikan ingatannya ?”

 

“sulit. Jika seseorang sudah melupakan ingatannya itu tidak bisa dipastikan dia bisa mengingat lagi atau tidak, tapi mungkin saja kembali.”

 

“mungkin ?”

 

“ya, karna menurut pengalamanku selama ini, jika kenangan yang dilupakan adalah kenangan yang membuat dampak terburuk dalam hidupnya, dia tidak akan pernah mengingatnya kembali. Karna itu memang sudah diperintah oleh otaknya sendiri. Mungkin dia memang ingin melupakan sesuatu. Apa yang terjadi dengan temanmu sampai dia kehilangan ingatannya seperti itu ?”

 

Kyuhyun tidak langsung menjawab, dia berfikir sejenak. Dalam fikirannya terus berputar kata-kata yang ditulis Larei tentang Leria yang hilang ingatan karna dia terlalu depresi kehilangan appanya. Apa itu berarti dia tidak akan mendapatkan kembali ingatannya ?

 

“sejak kematian appa nya”

 

“sepertinya itu akan sulit, karna itu menjadi salah satu ingatan yang membuat dampak terburuk dalam hidupnya”

Kyuhyun berlari menuju mobilnya, berusaha menemukan gadis itu dan mencoba mencari penjelasan. Penjelasan ? apakah itu yang dia cari ? untuk sekedar penjelasan atau hanya ingin melihat gadis itu ?

Kyuhyun masih ingat betapa kerasnya tamparan yang dia berikan pada Leria. Jantungnya seperti dihantam timah panas saat mengingat kejadian itu. pengecut. Ya, pengecut. Apa ada istilah yang lebih pantas untuk Kyuhyun ?

Kyuhyun mengendarai cepat mobilnya menuju Incheon, semoga dia bisa menemukan gadis itu sebelum dia kembali ke England. Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi. Keadaannya benar-benar kacau. Kyuhyun tidak pernah terlihat seperti ini sebelumnya. kemeja yang berantakan dengan beberapa kancing atasnya terbuka, kulit pucat, rambut yang acak-acakan. Ini benar-benar bukan seperti Kyuhyun yang pendiam dan dingin

Setelah sampai, Kyuhyun meninggalkan mobilnya begitu saja didepan pintu masuk, membuat beberapa security meneriakinya, namun sesaat terdiam setelah melihat siapa pria itu. Kyuhyun tidak mengenakan penyamaran apapun! Gadis-gadis yang berada didekatnya berteriak histeris sambil terus menyerukan namanya. tapi Kyuhyun tidak cukup perduli dengan itu. dia ingin Leria! Dimana gadis itu. dia harus minta maaf

Kyuhyun melanjutkan langkahnya menuju loket pembelian tiket, ruang tunggu, cafe, dan seluruh sudut gedung ini, tapi dia tidak ada. Mata Kyuhyun terasa panas. Tidak, dia tidak ingin kehilangan lagi. dia gadisku, gadisku yang sebenarnya. Gadis kecilku

Kyuhyun berbalik untuk mencari ketempat lain, sedetik itu juga matanya melebar sempurna melihat siapa yang berada dihadapannya. Leria dengan satu buah koper hitam miliknya. Seluruh kata yang sudah dirancangnya didalam otak untuk meminta maaf kini hilang setelah melihat gadis itu. ada apa ini, kenapa otaknya tidak bekerja dengan benar

“datang untuk memastikan apakah aku benar-benar pergi atau tidak ? aku akan pergi, Cho Kyuhyun. kau tidak perlu takut” suaranya terdengar putus asa, Leria tidak memandang Kyuhyun sama sekali

“kau tidak perlu sampai datang kesini kalau hanya ingin memastikan kepergianku, Kyuhyun-ssi” Leria dan Kyuhyun sama-sama terdiam, saling memandangi namun dengan tatapan kebencian. Leria benar-benar lelah menghadapi pria ini. kenapa dia harus muncul lagi. setidaknya kalau dia memang ingin Leria melupakannya, jangan muncul lagi dihadapannya. Kalau seperti ini, akan sulit untuk melupakannya

Setelah berpandangan cukup lama, Leria tersadar dari lamunannya

“aku harus pergi” Leria melangkah melewati Kyuhyun. berhasil, dia berhasil melewati Kyuhyun begitu saja. Namun, baru beberapa langkah melewati Kyuhyun, langkahnya kembali terhenti. Kyuhyun menahan siku gadis itu. Leria tersentak akibat sentuhan Kyuhyun. ini bukan yang pertama kalinya mereka bersentuhan. Biasanya Kyuhyun menarik lengan Leria dengan kasar, atau tangan Kyuhyun mendarat dipipi Leria dengan kencang. Tapi sentuhan kali ini berbeda. tidak ada cengkraman sama sekali

“aku .. minta maaf” suara Kyuhyun terdengar pelan. Sangat pelan. Tapi Leria tetap mendengarnya. Leria tersenyum sinis

“minta maaf untuk apa ? karna mengusirku atau menamparku ?”

“demi Tuhan, jangan bahas itu lagi” Kyuhyun teriak frustasi

“dan sudah ku maafkan kemarin” jawab Leria cepat. Keduanya kembali terdiam. Siku Leria masih berada digenggaman Kyuhyun

“bisakah … kau, hmm .. tidak pergi ?” Leria kembali tersentak mendengar ucapan Kyuhyun. Leria berbalik untuk menatap Kyuhyun. yang ditatap hanya menundukkan kepalanya. Leria benar-benar tidak percaya. Bukankah kemarin dia mati-matian berusaha mengusirnya, lalu sekarang dia ingin Leria tetap tinggal ? sebenarnya apa yang diinginkan pria ini

“dengan alasan apa kau memintaku tidak pergi ?” Leria bertanya, tidak ada jawaban dari Kyuhyun sama sekali. Kyuhyun tidak menjawab. Sekali lagi Leria tersenyum sinis

“lepaskan aku” ucap Leria tegas. Kali ini Kyuhyun mengangkat kepalanya dan menatap Leria. Kyuhyun menatap Leria dengan tatapan tidak percaya. Gadis itu memintanya melepaskannya. Ayo, lepaskan! Tapi hati Kyuhyun tidak ingin melepaskan gadis ini. karna Kyuhyun tak kunjung melepaskan siku Leria, akhirnya Leria-lah yang menarik sikunya hingga terlepas dari genggaman Kyuhyun. dengan sedikit kasar

Leria kembali melanjutkan langkahnya meninggalkan Kyuhyun, menjauh. Semakin menjauh. Dan akhirnya sosok Leria tidak terlihat lagi dipandangan Kyuhyun. Kyuhyun masih terdiam ditempat semula. Dia masih menatap jalan yang dilewati Leria tadi. berharap wanita itu kembali, tapi sosok wanita itu tidak pernah terlihat lagi. gadis itu benar-benar meninggalkan Korea

Kaki Kyuhyun menjadi lemas, detak jantungnya menjadi tidak normal, matanya memanas. Kyuhyun mengepalkan tangannya sendiri, hingga buku-buku jarinya memutih. Dia pergi. Benar-benar pergi. Kyuhyun, pabo! Tidak bisakah kau mengejarnya lalu menahannya agar tidak pergi ? kenapa kau hanya diam! Nikmati saja sekarang kepergiannya. Bukankah ini yang kau inginkan ? ya! Ini yang ku inginkan. Tapi dulu .. sebelum aku tau kalau dialah gadis kecilku

2 tahun kemudian

“yak! yak! gerakannya bukan seperti itu! ulangi” Sungmin menggretakkan giginya kesal. Shindong sedari tadi kerjanya hanya memarahi  member yang melakukan kesalahan. Sebenarnya kesalahan itu masih bisa ditutupi, tapi dia selalu meminta ulangi dari awal

“aish! Dia itu kenapa sih ? kita sudah mengulang dance ini hampir 17 kali” bisik Donghae pada Eunhyuk

“entahlah, mungkin karna ulah Kyuhyun yang dengan sengaja melakukan kesalahan. Haish! Si setan itu benar-benar mencari masalah” rutuk Eunhyuk sambil memukul pundaknya pelan. Badannya hampir terasa remuk sekarang

“yak hyung, Berhenti meneriaki kami, kau tau kan gerakan ini sulit sekali” ucap Ryeowook sambil menghapus keringat dipelipisnya menggunakan handuk

“yak! Kyuhyun, lakukan dengan benar! Jangan salah lagi” Shindong mengabaikan Ryeowook, justru tatapannya beralih ke Kyuhyun

“ribut sekali” ucap Kyuhyun santai sambil meminum minumnya

“MWOYA!!” Shindong berniat menghampiri Kyuhyun, dengan refleks seluruh member menahan Shindong. Kyuhyun menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Shindong. Dering handphone Kyuhyun membahana diruang latihan. Kyuhyun merogoh tasnya mencari benda kecil itu dan mengabaikan seluruh member yang sedang bersusah payah menahan Shindong

“yeobseyo” setelah yang disebrang sana mengucapkan sesuatu, mata Kyuhyun melebar sempurna. Rahangnya menegang, bibirnya membentuk garis tegang. Sedetik setelah itu, Kyuhyun berlari meninggalkan ruang latihan, menambah kemarahan Shindong tapi Kyuhyun tidak perduli sama sekali

Leria pulang, Kyu

Kata-kata eomma menghantui otak Kyuhyun, berkali-kali terulang didalam benaknya. Leria kembali. Dia kembali ke Korea. Kyuhyun menambah kecepatan mobilnya saat kata-kata itu kembali terlintas difikirannya

Selama 2 tahun terakhir ini, Kyuhyun sama sekali tidak bisa menghapus nama Leria ataupun Larei dari otaknya. Tapi yang lebih mendominasi adalah nama Leria. Dia tidak suka mengingat tentang Larei. dia membohongi Kyuhyun terlalu banyak. Kyuhyun mencengkram kemudi dengan kuat hingga buku-buku jarinya memutih

10 menit kemudian, mobil Kyuhyun telah terparkir sempurna didepan rumah Leria. Sempat memikirkan alasan apa yang akan dia buat untuk menemui Leria. Perasaan bersalahnya masih saja menghantui fikirannya. Ya, Kyuhyun menyadari kalau dia memang keterlaluan dulu. Dan inilah alasan yang tepat. Datang untuk minta maaf

Kyuhyun keluar dari mobil menuju pintu rumah. Pintunya tidak tertutup. Sedetik setelah itu rahang Kyuhyun menegang melihat apa yang ada didalam rumah itu. wajah Leria. Leria cukup banyak berubah. Rambutnya yang lebih panjang dan bergelombang dibagian bawah, tubuhnya tidak terlalu kurus seperti dulu, dan yang terpenting saat ini adalah dia sedang tertawa. Ya, tawa yang tidak pernah Kyuhyun lihat sama sekali. Yang sering dia lihat hanya wajah tertekan, marah, dan menangis

Kini pandangan Kyuhyun beralih pada sosok pria yang duduk disebelahnya yang juga ikut tertawa. Tanpa sadar Kyuhyun mengepalkan tangannya kuat-kuat. Dia tidak suka dengan keadaan seperti ini, dia tidak suka melihatnya. Siapa pria itu ? apa hubungannya dengan Leria ? dan kenapa dia bisa berada dirumah Leria ?

Fikiran itu terhapus saat mata Leria menangkap sosok Kyuhyun yang masih terdiam didepan pintu.  Mata Leria melebar sempurna melihat Kyuhyun berada dirumahnya. Micky yang sedang bersama Leria ikut menoleh kearah pandangan Leria. Micky tau siapa pria itu, pria yang sering diceritakan Leria

“kau sudah datang” eomma yang tiba-tiba muncul dibelakang Kyuhyun membuat Kyuhyun sedikit terkejut. Jadi eomma tidak ada didalam sedari tadi ? meninggalkan Leria berdua saja dengan pria itu ? satu lagi kenyataan yang membuat Kyuhyun ingin menarik Leria pergi dengan segera

“sudah bertemu dengan Leria ?” eomma kembali bertanya, lalu pandangan Kyuhyun beralih lagi ke Leria. Wanita itu masih memandangi Kyuhyun lalu sedetik setelah itu Leria mengalihkan pandangannya dengan sengaja. Sepertinya wanita itu tidak suka kehadiran Kyuhyun disini

“ayo masuk” eomma menarik tangan Kyuhyun untuk ikut kedalam. Kyuhyun tidak membantah sama sekali. Dan kini dia telah dihadapkan oleh Leria dan juga teman prianya. Oh, sial! Pria itu terlihat sangat tampan. Kyuhyun benar-benar tidak suka dengan pria semanis ini menemani Leria

“kau kembali” ucap Kyuhyun hampir berbisik kearah Leria. Dan sialnya, ucapannya terdengar mengerikan ditelinganya sendiri. bukan seperti pertanyaan, tapi seperti bentakkan

“bisa kau kenalkan aku dengan pria ini ?” Micky bertanya pada Leria dengan sebuah senyuman yang menenangkan. Selalu seperti itu. saat Leria merasa tidak nyaman, Micky selalu menenangkannya dengan senyumnya. Dan itu selalu berhasil

“ini Kyuhyun, Kyuhyun ini Micky temanku dari England” Micky dan Kyuhyun saling menjabat tangan. Kyuhyun memaksakan sebuah senyum saat tangannya menjabat tangan pria yang bernama Micky ini

“untuk apa kau datang kesini ?” tanya Leria pada Kyuhyun. suaranya benar-benar menyiratkan rasa tak suka

“eomma bilang kau kembali” jawab Kyuhyun sekenanya

“lalu ? kau datang ingin mengusirku lagi ?” Kyuhyun tersentak mendengar kata-kata Leria, perasaan bersalahnya kembali muncul. Kyuhyun tidak bisa menjawab pertanyaan Leria. Tiba-tiba saja pita suaranya seperti rusak dan menghilangkan suaranya. Padahal banyak sekali yang ingin dibicarakan pada gadis ini

“sepertinya aku harus pergi, penerbanganku jam 12 siang ini” pandangan Leria beralih pada Micky. Leria kembali tersenyum. Jantung Kyuhyun serasa diremas hingga dia kesulitan bernapas melihat Leria dan Micky begitu dekat. Dan kegiatan selanjutnya menambah emosi Kyuhyun. pria itu mencium kedua pipi Shin-Hae. bukan pipi dengan pipi, tapi pria itu mencium pipi Sin-Hae menggunakan bibirnya. Dan Leria sama sekali tidak merasa keberatan dengan ciuman itu. seperti memang sudah seharusnya seperti itu

“hati-hati, hubungi aku setelah sampai di England”

Kini Micky menoleh kearah Kyuhyun. sekali lagi pria itu tersenyum. Satu hal yang disadari Kyuhyun adalah, kalau dia mulai tidak menyukai dengan senyuman pria ini

“maaf, aku harus pergi sekarang. baik-baiklah dengan Lee, Cho Kyuhyun-ssi” ucap micky

Cho Kyuhyun ? dia bilang Cho Kyuhyun ? kalau tidak salah, tadi Leria hanya memperkenalkannya menggunakan nama belakang saja, tidak menggunakan marga. Dari mana pria ini tau ?

“aku ingin mengantarmu kebandara, Micky” ucapan Leria membuat Kyuhyun menoleh cepat kearahnya

“kau sedang ada tamu, Lee” Micky sedikit berbisik sambil melirik kearah Kyuhyun

“aku masih banyak waktu disini untuk bertemu dengannya, tapi aku tidak punya waktu banyak untuk tetap bersamamu disini” ucap Leria sedikit memohon. Lalu kini tatapannya beralih pada Kyuhyun

“kuharap kau tidak keberatan, aku ingin pergi sekarang. kita bisa bertemu lagi kapan-kapan” Kyuhyun sama sekali tidak bisa menjawab ucapan Shin-Hae. ini seperti hukuman. Dulu Leria yang sering mendekatinya tapi Kyuhyun selalu berusaha menjauh, dan kali ini keadaannya berbalik

******

Kona Beans, SungSoo-DaeGyo Cross-Section, Apgujeong, South Korea

Kyuhyun melihat Leria sedang duduk sendirian dibangku yang terbilang cukup terasingkan. Karna memang hanya ada sebuah meja dipojok sana. Leria terlihat tidak memperdulikan apapun yang berada didekatnya. Bahkan sampai dia tidak menyadari kedatangan Kyuhyun sekalipun.

Walaupun ini adalah cafe milik Kyuhyun, tetap saja Kyuhyun harus menggunakan penyamaran ekstra. Cafe ini adalah tempat berkumpulnya para fans, dan itu berarti tempat ini seperti sebuah neraka untuknya. Dia sudah mengenakan topi, syal, masker, dan kacamata hitam untuk menutupi paras nya.

Kali ini Kyuhyun benar-benar harus mengatakan kejadian yang sesungguhnya. Dia tidak akan menyembunyikan fakta ini lagi. dia harus memberitahu apa yang dilakukan oleh saudara kembarnya sendiri

Leria tersentak saat tiba-tiba seseorang menduduki bangku dimeja miliknya. Dia memundurkan tubuhnya untuk menjauhi tubuh namja tersebut yang memang sedang mencondongkan tubuhnya kearah Leria. Tapi sedetik setelah itu namja ini membuka kacamatanya sebentar untuk menunjukkan siapa dia. Dan saat itu barulah reaksi Leria berubah. Menjadi dingin kembali.

“tau dari mana kalau aku disini ?”

“itu tidak sulit” jawab Kyuhyun cepat. Bahkan terlalu cepat. Kyuhyun sempat datang kerumah Leria sebelum dia datang ketempat ini. Seperti yang dikatakan eommanya, Leria selalu berada ditempat ini selama dia di Korea. Jadi tidak cukup sulit untuk menemukan Leria

“mau apa kau kesini ?” tanya Leria masih dengan nada yang terdengar datar

“ingin menanyakan sesuatu”

“tentang apa ?”

“ini” Kyuhyun mengangkat tangan kiri Leria dan mata Kyuhyun mengarah ke sebuah gelang yang melingkar dilengan kirinya. Dan Leria mengerti apa yang sedang menjadi bahan pertanyaan Kyuhyun sekarang

“kenapa tiba-tiba kau terobsesi dengan gelang ini ? kau menginginkannya ? ambil saja” Kyuhyun tersenyum sinis mendengar jawaban Leria

“asal kau tau, gelang itu awalnya milikku”

“mwo ?” Leria mengerutkan dahinya

“kau tidak ingat ? nappeun yeoja!”

Leria mengernyit mendengar kata-kata yang baru keluar dari mulut Kyuhyun. Nappeun yeoja ? cih!

“apa yang harus aku ingat ? aku tidak melupakan apapun”

“kau melupakanku”

Deg! Tiba-tiba saja jantung Leria berdegup lebih cepat mendengar kata-kata Kyuhyun barusan. Melupakannya ? apa maksudnya ? paru-paru Leria kemudian berhenti bekerja dengan benar beberapa detik ketika Kyuhyun menggenggam tangan Leria lembut. Bukan sekedar genggaman biasa, tapi Kyuhyun berusaha menautkan jari-jarinya dengan jari milik Leria

“aku hanya ingin kau mengingat kenangan masa kecil kita” ucap Kyuhyun lembut. Bukan hanya ucapannya, tapi tatapannya kini ikut melembut. Tatapan yang akan membuat manusia manapun akan meleleh melihatnya

Leria sama sekali tidak focus dengan apa yang dibicarakan Kyuhyun. Leria masih sibuk mengatur nafas yang sedari tadi dia tahan karna sentuhan Kyuhyun dan juga mencoba menormalkan kembali detak jantungnya yang selalu berdegup dengan tidak normal ketika berhadapan dengan Kyuhyun

“kita ?” suara Leria terdengar tertahan disana, tapi cukup terdengar oleh Kyuhyun. walaupun Kyuhyun masih mengenakan masker, tapi Leria mengetahui sangat jelas kalau Kyuhyun sedang tersenyum

“ya, kita memiliki sebuah janji diatas gelang ini. Kita akan bertemu kembali ketika kita sudah dewasa nanti. Dan aku akan mengenalimu lewat gelang ini. Dan aku sudah menemukanmu sekarang” ucap Kyuhyun dengan suara sangat lembut. Benar-benar membuat hati Leria mencelos mendengarnya

“jika kau memang tidak bisa mengingat kenangan masa lalu kita, aku akan membuat sebuah kenangan manis untukmu sekarang”

“maksudmu ?”

“aku akan memberitahunya nanti malam. Kau tidak ku izinkan kemanapun, nanti malam aku akan menjemputmu”

Masih tidak ada jawaban dari Leria, Leria benar-benar sangat terkejut dengan sikap Kyuhyun yang tiba-tiba berubah drastis seperti ini. Kalau tidak salah ingat, Kyuhyun sangat membenci Leria dan berusaha mati-matian untuk mengusir Leria dari Korea. Lalu kenapa hari ini sikap Kyuhyun berubah ? fikir Leria

“tidak ada jawaban berarti ku anggap kau setuju”

Kyuhyun merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah amplop. Amplop yang berisi surat dari Larei yang diberikan tuan Jang 2 tahun yang lalu

“aku tidak bisa menjelaskannya dari awal, kau cukup baca ini sampai selesai dan kau akan menemukan sebuah jawaban yang kau inginkan. Aku pergi”

Kyuhyun bangkit dari bangkunya dan berjalan mendekat kearah Leria, lalu Kyuhyun mengacak rambut Leria pelan. Padahal hanya sentuhan biasa tapi cukup membuat Leria menahan napas. Dan Kyuhyun benar-benar meninggalkan Kona Beans dengan mobil ferarri hitam miliknya. Dan barulah Leria tersadar dengan semua yang terjadi barusan. Leria memegangi dadanya dan menutup matanya untuk menormalkan segala kerja tubuhnya yang mendadak menjadi tidak normal akibat perlakuan Kyuhyun

******

Leria membuka sebuah kertas yang menjadi salah satu kertas yang berada diamplop yang Kyuhyun berikan tadi. Leria menjadi sangat penasaran dengan isi amplop tersebut. Katanya Leria cukup membaca surat itu sampai selesai, lalu dia akan menemukan sebuah jawaban. Jawaban apa yang dimaksud Kyuhyun ? memang banyak sekali pertanyaan tentang perlikau Kyuhyun hari ini, apa jawabannya berada diamplop ini juga ?

Sedetik setelah membuka lembaran yang pertama, mata Leria melebar sempurna. Dia sangat terkejut ketika melihat nama Larei tertera dikertas itu. Dan yang lebih membuat Leria terkejut adalah, Larei adalah si penulis surat tersebut. Saudara kembarnya yang sudah tiada

Leria membaca surat tersebut dengan seksama, mengamati setiap tulisan demi tulisan yang tertera dikertas itu. Ekspresi Leria belum berubah sejak tadi, dia masih terlihat shock membaca setiap perkataan yang tertera disana.

Leria harus menerima kenyataan pahit bahwa Larei sang saudara kembarnya berpacaran dengan Kyuhyun diatas nama Leria. Larei menyamar sebagai Leria. Leria memegangi kepalanya yang tiba-tiba terasa sakit saat membaca pengakuan Larei yang telah membohongi Kyuhyun. jadi wanita yang Kyuhyun kenal adalah aku, bukan Larei ? batin Leria. Leria kembali membuka kertas berikutnya, didalam kertas ini lebih menceritakan dengan detail kejadian demi kejadian yang Leria dan Kyuhyun alami. Pertemuan singkat disebuah taman, gelang, lalu perpisahan. Untuk kedua kalinya kepala Leria terasa sangat sakit. Apa maksud semua ini ? kenapa aku tidak mengingat segala masa lalu ku bersama Kyuhyun ?

 

Kini mata Leria terasa panas dan memerah menahan air mata yang sudah sangat mendesak ketika membaca lembar berikutnya. Kenangan pahit yang benar-benar telah dilupakannya kini harus diingatnya kembali. Appa. Leria kembali mengingat bagaimana perihnya ditinggalkan appa saat itu. Dia benar-benar benci mengingat ini. Leria tidak melanjutkan membaca, Leria membuang kertas itu ke atas lantai dan berusaha menghilangkan kertas itu dari pandangannya.

“Larei .. kau keterlaluan”

******

“Lee, ada Kyuhyun dibawah” eomma telah mengetuk pintu terlebih dahulu. Karna tidak ada jawaban sama sekali, akhirnya eomma membicarakan tujuannya mengetuk pintu kamar Leria

“ne” tidak lama, pintu kamar Leria terbuka. Eomma masih dengan sabar menunggu didepan pintu kamar sampai sang penghuni keluar dari kandangnya. Leria sama sekali tidak berniat untuk membenahi dandanannya untuk bertemu Kyuhyun. Leria hanya memakai kaus kebesaran berwarna orange yang dipadukan dengan jeans. Terlihat sangat acak-acakan, tapi tetap mempesona

“apa kalian akan berkencan malam ini ?”

“hah, kalau ini sebuah kencan berarti besok dunia akan kiamat eomma”

“tidak akan. Karna kiamat akan datang setelah kalian menikah nanti” Leria melirik sinis kearah eomma yang hanya dibalas dengan sebuah senyuman tanpa dosa milik eomma. tanpa menunggu apa-apa lagi, Leria menuruni tangga dengan langkah sedikit gontai. Baru saja menuruni beberapa anka tangga, tapi sudah terlihat tubuh tinggi milik Kyuhyun didepan ruang tamu rumah ini.

Leria sempat tertegun beberapa saat setelah melihat penampilan Kyuhyun saat ini. Kyuhyun mengenakan kaus berwarna putih polos yang ditutupi dengan sebuah kemeja biru tanpa dikancing, lalu lengan panjang kemeja tersebut digulung sampai batas siku yang memperlihatkan warna putih bersih kulitnya. Celana jeans hitam dan sepatu berwarna putih ikut melengkapi kesempurnaan pakaiannya. Tidak lupa sebuah jam berwarna silver telah melingkar dilengan kirinya dan kacamata hitam telah bertengger diatas hidungnya. Kyuhyun semakin terlihat tampan saat berbalik menatap Leria dan memberikan sebuah senyuman ringan untuk Leria

“hai” basa-basi Kyuhyun

“mau kemana kita ?”

“hanya kesebuah tempat yang cukup familliar didaerah ini”

******

Sungai Han

Kyuhyun dan Leria berdiri didekat pembatas besi yang membatasi antara jalanan kecil dan sungai tersebut. Pemandangan yang cukup indah sedang disajikan disini. Walaupun udara malam saat ini cukup dingin, tapi tidak cukup membuat Leria dan Kyuhyun menggigil sedikitpun. Justru mereka sedang merasa panas, panas didaerah pipi mereka. Karna tanpa sengaja, lengan mereka menempel satu sama lain, membuat rasa hangat tersendiri yang menjalar kesetiap tubuhnya

Kyuhyun berdiri membelakangi sungai han dan menyandarkan tubuhnya kepembatas besi tersebut. Sedangkan Leria masih dengan minat menatap pemandangan indah yang sangat jarang bisa ia nikmati diKorea. Dan secara tidak langsung Kyuhyun dan Leria saling berhadapan

“kau sudah membacanya ?” tanya Kyuhyun memecahkan keheningan yang terjadi sejak mereka sampai ditempat ini

“apa ?” tanya Leria pura-pura tidak mengerti

“surat”

“hmm” Leria hanya menggumam tidak jelas menjawabnya, dan itu cukup membuat Kyuhyun menoleh kearah Leria

“apa kau mengingat sesuatu ?”

“ani”

“jincha ? kau masih tidak mengingatku ?”

“kenapa harus ?”

Kini Kyuhyun berhenti memberikan pertanyaan saat mendengar jawaban Leria yang sangat menunjukkan bahwa dia benar-benar tidak perduli dengan masa lalunya. Itu berarti Leria tidak ingin repot-repot mengingat masa lalu yang telah dia lupakan. Masa dimana dia dan Kyuhyun bersama sejak kecil.

“kau membenciku, pertahankan saja rasa benci itu. Dan lupakan masa lalu kita” Leria yang memulai percakapan kembali. Kyuhyun masih terdiam, tidak berniat menjawab dengan cepat sepertinya

“aku tidak bisa” akhirnya Kyuhyun angkat bicara

“wae ?”

“karna keadaan berbeda sekarang”

“apanya yang berbeda ?”

“kau”

Leria sempat terdiam dan tersenyum sinis. Masih tidak melihat kearah Kyuhyun yang sebaliknya sedang menatap intens Leria

“apa yang berbeda dengan ku ? anggap saja yang kau temui dulu adalah Larei, bukan aku”

“tidak bisa”

“kenapa tidak bisa ?”

“karna yang aku cintai adalah gadis yang berada dimasa laluku. Gadis kecil pertama yang membuat jantungku berdebar ketika melihat senyumannya, gadis kecil pertama yang membuatku merasa kehilangan saat dia pergi, dan gadis yang memakai gelang pemberianku. Aku mencintai gadis itu”

Leria menoleh kearah Kyuhyun, menatap Kyuhyun dengan wajah yang sedikit terkejut. Mendengar setiap penjelasan Kyuhyun barusan membuat jantung Leria berdetak lebih cepat, membuat Leria sedikit kehilangan oksigen saat mendengar kata-kata ‘aku mencintai gadis itu’.

“selama ini aku hanya mencintai gadis itu, aku sama sekali tidak menyangka bahwa yang aku berikan status sebagai kekasihku bukanlah wanita yang sejak kecil aku cintai” lanjut Kyuhyun

“tapi kau bisa mencintai Larei tanpa mengingat masa lalu kita” Leria masih terpaku menatap Kyuhyun

“kau salah. Ada beberapa hal yang berbeda diantara kalian, dan aku menyadari itu”

“lalu ?”

“aku ingin kita meneruskan hubungan yang dulu tidak sempat kita jalin”

“hubungan apa ?” Leria merasa tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan Kyuhyun. hubungan yang dulu tidak sempat kita jalin ?

“seperti aku dan Larei. sebagai kekasih”

Deg! Kali ini paru-paru Leria benar-benar tidak bisa memompa oksigen dengan benar untuk tubuhnya. Leria sedikit kesulitan menghirup oksigen saat Kyuhyun mengucapkan ‘sebagai kekasih’. Secara tidak langsung Kyuhyun telah mengungkapkan perasaannya

Masih tidak ada reaksi dari Leria. Kyuhyun merogoh saku celananya sebentar lalu menggenggam tangan kiri Leria. Melihat hal itu, Leria menoleh kearah Kyuhyun. lalu pandangannya turun, dimana Kyuhyun sedang berusaha melepas gelang tersebut dari lengannya yang memang sudah bertahun-tahun berada disana.

Setelah berhasil melepas gelang tersebut, Kyuhyun berbalik menghadap ke Sungai Han dan dengan cepat tangannya bergerak kearah sungai tersebut. Dia membuang gelang yang tadinya masih berada dipergelangan tangan Leria. Leria sangat terkejut melihat tindakan Kyuhyun yang sangat diluar batas. Sebelum Leria sempat protes, Kyuhyun menghadap kembali kearah Leria. Menatap Leria sebentar, lalu tangan Leria digenggam kembali oleh Kyuhyun dan Kyuhyun memakaikan sesuatu dijari manis Leria. Cincin berlian. Sekali lagi Leria terkejut dengan apa yang diberikan Kyuhyun. dan kini mata mereka saling bertemu, menatap satu sama lain. Dan Kyuhyun tersenyum

“buang masa lalu kita seperti aku membuang gelang tadi. Kita mulai dari awal” ucap Kyuhyun yang membuat Leria tanpa sadar mengeluarkan senyuman manisnya. Ini senyuman pertama Leria pada Kyuhyun setelah kejadian beberapa tahun yang lalu. Yang membuat Kyuhyun merasa menyesal setengah mati sampai dia membuat Leria tidak pernah menunjukkan keceriaannya lagi. dan sekarang Kyuhyun merasa sangat lega bisa melihat senyuman manis milik Leria kembali.

“Nawa gyeorheonhae jullae (Would you marry me) ?”

TBC

NEXT PART IS THE LAST PART!!!

Will be a happy or sad ending ?