cvrbrcpy

Kyunghee University,South Korea

 

LERIA’S POV

Dia kembali seperti semula. Menjadi seseorang yangmempunyai kepribadian seperti setan, menyebalkan dan mengesalkan. Bahkan aku sempat ragu apa yang dia katakan beberapa hari yang lalu saat kami berada disungai han itu bukan dia. apa dia memiliki dua kepribadian ? apa si setan itu sedang kerasukan ? hah entahlah

“yak! lama sekali kau” teriak Kyuhyun saat aku sudah berada dihadapannya. Lihat, setannya benar-benar kembali kan ?

“aku masih ada kelas, bodoh!” ya, aku telah mengundurkan diri dari Oxford of University dan aku pindah ke universitas yang sama dengan Kyuhyun namun berbeda fakultas. Memang keputusan yang berat, namun aku mempunyai dua alasan yang kuat. Yang pertama, ibuku yang benar-benar memohon agar aku menetap di Korea menemaninnya yang memang tinggal sendiri dinegara ini, dan yang kedua karna lelaki yang berada disampingku sekarang

“cepat masuk, aku ada latihan” ucap Kyuhyun dari jendela mobilnya, Leria mengerucutkan bibirnya sebal lalu menuruti kata Kyuhyun untuk masuk kedalam mobil ferrari hitam kesayangan milik Kyuhyun

Didalam perjalanan menuju dorm, tidak ada yang kami bicarakan sama skali, membuat suasana menjadi canggung. Aku hanya melirik kearah luar jendela menikmati pemandangan luar yang sebenarnya tidak sama skali aku nikmati. Hanya sekedar melihat, tidak focus pada apa yang kulihat dan tidak benar-benar ada yang kulihat

“lusa aku akan ke paris” aku menoleh saat suara berat milik Kyuhyun bergema didalam mobil. Aku hanya menatapnya tidak berniat menjawabnya sama skali. Paris ?

“5 hari” lanjutnya memberitahu seberapa lama dia akan berada disana

“dengan Super Junior ?” pabo! Untuk apa aku menanyakan itu, jawabannya tentu saja denga….

“ani” aku langsung menoleh kearah Kyuhyun dengan tatapan tidak mengerti. Tidak dengan Super Junior ? lalu untuk apa dia keparis ?

“lalu untuk apa kau kesana ?”

“ada masalah yang harus aku selesaikan disana”

******

Dorm’s Super Junior

AUTHOR’S POV

Leria memangku dagu dengan tangan kirinya mengamati setiap gerakan demi gerakan yang diperagakan Kyuhyun dan member lain. Lagu terus mengalun kencang diruangan latihan mereka. Hanya satu lagu namun terus diputar berulang kali jika ada salah satu dari mereka yang salah melakukan gerakan dancenya

“kita istirahat sebentar, eo ?” ucap Yesung dengan nafas terengah-engah dan langsung mematikan lagu yang masih mengalun kencang. Serempak mereka mengambil botol minum dan handuk yang sudah terletak diujung ruang latihan. Leria terus memperhatikan setiap gerak-gerik Kyuhyun yang sedang berkumpul dengan member lain. Terkadang dia tertawa, tersenyum, lalu mengangguk mengiyakan apa yang sedang dibicarakan. Selalu seperti ini, Leria akan selalu terpesona dengan ketampanan Kyuhyun yang sudah mencapai titik paling maksimal. Bahkan Leria sempat bertanya pada dirinya sendiri, apa kekurangan yang dimiliki Kyuhyun ? sepertinya tidak akan pernah ada jawaban dari pertanyaan tersebut

“minum ?” sebuah botol minum telah mengacung didepan wajahku, tentu saja Leria terkejut. Kyuhyun masih berada dipojok ruangan dengan member yang lain, lalu….

“Donghae oppa ?” Donghae tersenyum manis kearah Leria, lalu duduk tepat disamping Leria. Tidak ada rasa takut sama skali pada dirinya, apa dia lupa ada setan peliharaan milik Leria yang siap melukai Donghae kapan saja jika Donghae berani mendekati Leria

“gomawo” Leria membalas senyuman Donghae lalu mengambil botol minum yang disodorkan Donghae tadi

“bagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun ? sudah baikan ?” pertanyaan Donghae yang langsung tembak membuat pipi Leria menjadi memerah dan terasa panas. Tidak tau harus menjawab apa, Leria hanya memegangi pipinya dan menjadi sedikit salah tingkah mendengar pertanyaannya. Membuat Leria mengingat kejadian waktu itu, dimana Kyuhyun melamar Leria. Kemajuan yang cepat bukan dalam hubungannya dan Kyuhyun ?

“tidak usah dijawab kalau memang tidak ingin” tebak Donghae karna Leria tak kunjung memberinya jawaban. Leria menundukkan kepalanya karna merasa tidak enak kepada Donghae. Sebenarnya tidak ada yang harus dirahasiakan mengenai hubungannya dengan Kyuhyun, namun Leria terlalu malu untuk menceritakannya pada orang lain

Leria merasa tenggorokannya kering dan minta dialiri oleh air, dan sangat kebetulan Donghae membawakannya. Leria membuka penutup botolnya dan ingin segera meminumnya, namun belum sempat air tersebut mendarat ditenggorokkannya, botol air tersebut direbut oleh seseorang. Saat Leria menoleh, Kyuhyun telah berdiri dihadapannya dan memegang botol yang tadi dipegang Leria

“minum punyaku” Kyuhyun menyodorkan botol minum lainnya yang sedang dia pegang yang isinya sudah hampir habis setengahnya. Leria mengerutkan keningnya tidak mengerti dengan kelakuan Kyuhyun. Kyuhyun membalas menatap Leria dengan tatapan tak suka. Donghae yang menyadari Kyuhyun mulai cemburu dengan kehadirannya didekat Leria, membuat ide jahil Donghae tumbuh

Donghae mendekati telinga Leria dan membisikan sesuatu. Tidak ada yang salah, namun jarak Donghae dan Leria terlalu dekat. Membuat Kyuhyun semakin menatap kedua orang yang berada dihadapannya dengan tatapan membunuh

“lihat, dia cemburu .. jadi sudah sejauh ini hubungan kalian ? fantastis” bisik Donghae yang membuat Leria menjauhkan telinganya karna hembusan nafas Donghae menyentuh leher Leria dan itu cukup membuatnya risih. Namun beberapa detik kemudian Donghae menjauh dari Leria. Bukan, bukan menjauh, namun sengaja dijauhkan, jangan ditanya oleh siapa, tentu saja itu ulah Kyuhyun. Kyuhyun menarik lengan Donghae agar membuat jarak antara tubuhnya dan tubuh Leria

“menjauh dari miliku, Lee Donghae” ucap Kyuhyun datar namun nada bicaranya sangat mengerikan

“baiklah baiklah, aku tidak akan mengganggu milikmu lagi, tuan Cho”

“dasar ikan mokpo!” Donghae pergi menjauh dari Leria dan Kyuhyun. hanya menyisakan mereka berdua dan entah sejak kapan ruangan latihan ini menjadi kosong, dan hanya benar-benar menyisakan Kyuhyun dan Leria didalamnya. Keadaan ini membuat Leria merasa tidak nyaman, jantungnya mulai berulah

“kau berlebihan sekali” ucap Leria akhirnya, berusaha menyembunyikan getaran disuaranya yang diakibatkan jantungnya berdegup amat sangat kencang. Berusaha terlihat senormal mungkin

“apa ? aku hanya melakukan apa yang harus ku lakukan, kau hanya milikku dan kau hanya boleh berada didekatku” ucap Kyuhyun yang semakin lama intonasi nadanya semakin meninggi

“tapi dia itu hyungmu, bukan orang lain”

“orang terdekat lebih membahayakan, kau tau ?”

“cih, bicaramu seperti Donghae menyukaiku saja”

“kalau dia menyukaimu bagaimana ?”

“lalu aku akan mulai mempertimbangkan antara kau dan Donghae”

“YAK!”

******

Incheon Airport, South Korea

“hati-hati, jika kau sudah sampai disana hubungi aku”

“cerewet” Kyuhyun sudah berada dibandara menuju paris, seperti apa yang sudah dia katakan pada gadisnya kalau dia akan berada disana selama 5 hari. Namun dengan sadisnya gadis itu tidak mengantar kepergian Kyuhyun, dengan alasan dia ada quiz dimata kuliahnya hari ini. Dan alhasil mau tak mau Kyuhyun diantar noona nya yang kebetulan tidak ada kegiatan sama skali hari ini

“kau ini! Cepatlah pergi, lalu cepat kembali atau kau akan menerima undangan pernikahan Leria dengan pria lain jika kau terlalu lama menetap disana” tidak usah heran dengan sikap Cho Ah-ra yang sama menyebalkannya dengan Kyuhyun. mereka itu satu jenis, sama-sama iblis. Entah gen dari orang tuanya yang mana yang membuat mereka menjadi mempunyai darah iblis seperti itu

“lalu aku akan membunuhmu jika itu terjadi, aku percayakan Leria padamu noona, aku pergi” Kyuhyun menyeret kopernya menuju ruang tunggu, tak lupa dia telah mengenakan penyamaran super saat dibandara. Tapi tetap saja, ketampanannya yang mencapai titik maksimal itu tidak bisa disembunyikan, seluruh orang yang berada didekatnya selalu menoleh dan menatapnya penuh minat dan berbisik setelahnya

******

“yak! kau ini lambat sekali sih, ayo cepat” kini Ah-Ra sudah berhasil menemui Leria di universitasnya lalu menyeret gadis itu kesebuah tempat yang benar-benar tidak pernah dikunjungi Leria selama hidupnya. Leria sempat melebarkan matanya sewaktu mobil yang dia tumpangi berhenti disebuah tempat yang menjual baju pengantin. Apa noona Kyuhyun ini akan menikah ?

“eonnie, untuk apa kita kesini ? kau ingin menikah ya ?” ucap Leria dengan mata berbinar-binar sangking senangnya mengetahui bahwa Cho Ah-Ra yang selama ini tidak pernah terlihat menggandeng pria manapun, namun langsung ingin menikah

“berisik, ikuti saja aku” menyebalkan! Tidak kakaknya tidak adiknya sama-sama iblis! Batin Leria

Leria menjamahi setiap ruangan yang penuh dengan gaun panjang berwarna putih, sesekali melirik kearah gaun yang menarik perhatiannya, sedangkan Ah-Ra sedang sibuk berbicara dengan sang perancang gaun ditoko ini. Semua terlihat indah dimata Leria, dia bahkan tidak pernah memikirkan hal ini, suatu hari nanti dia pasti akan mengenakan gaun ini jika dia menikah nanti. Namun fikirannya belum berani terarah kearah seperti itu

“kenapa ? kau ingin memakainya ? coba saja kalau kau mau” Ah-Ra eonnie menyadarkan Leria dari lamunannya. Baru saja Leria membuka mulutnya untuk menolak, namun Ah-Ra eonnie dengan cepat mendorongku keruang ganti untuk mencoba sebuah gaun yang sudah dipilihnya secara asal. Dan mau tak mau, Leria harus mencobanya. 15 menit kemudian, tirai terbuka dan menampilkan sosok Leria yang telah mengenakan gaun dan sebuah mahkota kecil telah bertengger diatas rambutnya sebagai pemanisnya, namun tak ada senyuman sama skali yang ditunjukkan Leria

“daebak! Kau cantik sekali Leria” dengan penuh kekaguman, Ah-Ra memandangi Leria dari ujung rambut hingga ujung kaki dan kembali lagi kewajah Leria. Diam-diam tanpa sepengetahuan Leria, Ah-Ra mengambil fotonya dan menyimpannya untuk diberikan pada adiknya nanti. Sebuah ide jahl terlintas difikiran Ah-Ra saat itu

******

Bagaimana ? cantik bukan ? kalau kau tidak segera membawanya ke pelaminan, aku akan menyerahkannya pada orang lain

 

Kyuhyun sempat tertegun melihat foto yang dikirimkan noona nya barusan, sempat lupa bernafas pada saat itu, seluruh perhatiannya tersita pada foto yang telah dikirim noonanya, foto gadis itu mengenakan gaun pengantin

Benar-benar sangat diluar perkiraan Kyuhyun, sebenarnya gadis itu bisa terlihat secantik apa lagi ? Kyuhyun sempat bersumpah didalam hati kalau gadis itu tidak behias sama skali. Mungkin hanya sekedar mempoles asal-asalan wajahnya dengan make up tipis. gadis itu kecantikannya benar-benar alami

Kyuhyun baru saja sampai di Paris, dan dia langsung menuju rumah miliknya yang berada di paris. Mengingat betapa seringnya dia mengunjungi negara ini, jadi dia berinisiatif untuk membeli satu rumah untuk tempat peristirahatannya. Dan setelah itu barulah dia mengurusi apa yang akan dia lakukan setelahnya. Melakukan sesuatu yang bersangkutan dengan masa depannya, kehidupannya dimasa mendatang

******

“kau akan menyukai kejutan yang akan kuberikan, adik! Kau harus benar-benar berterimakasih padaku” entah ada dorongan apa, Ah-Ra tiba-tiba menelpon Kyuhyun ditengah malam hanya untuk memberitahu bahwa dia akan memberinya sebuah kejutan yang entah apa itu. Kyuhyun memegang handphone dengan tangan kiri, lalu tangan kanannya menutup matanya yang sudah terasa sangat mengantuk

“araseo araseo, bisakah kita lanjutkan pembicaraan ini besok pagi ? kau tau, disini hampir tengah malam” ucap Kyuhyun dengan nada suara yang melemah

“aish, baiklah .. besok pagi kau akan mendengar suaraku lagi” Kyuhyun tidak menghiraukan perkataan noona nya, dia lebih memilih menutup telpnya lalu mulai berkutat pada selimut hangat yang menutupi tubuhnya saat ini, menariknya hingga batas dagu lalu melanjutkan tidurnya yang sempat terganggu

******

Next Day …

“Noona, kau dimana” kediaman keluarga Cho terlihat sepi, tidak ada seorang pun manusia dirumahnya saat Kyuhyun telah kembali dari Paris. Kyuhyun menyambangi setiap ruangan dirumahnya dan berharap menemukan seseorang yang dia kenal, namun hasilnya nihil, tidak ada siapapun.

Kyuhyun berjalan menuju meja makan dan mengambil sebuah gelas dan mengisinya dengan air putih yang sudah tersedia dimeja itu, menghabiskannya dalam satu tenggakan. Kini pandangan Kyuhyun teronggok pada sebuah tumpukkan kartu yang berada dimeja kecil disisi TV yang berada diruang tengah. Karna penasaran, Kyuhyun segera mengambil satu kartu ditumpukan paling atas dan membukanya. Kyuhyun tersenyum melihat kartu tersebut

“jadi mereka sudah mengantarnya” gumam Kyuhyun masih dengan senyuman terulas dibibirnya. Kyuhyun masih mengamati setiap tulisan demi tulisan yang tertera dikartu tersebut sampai akhirnya handphonenya berbunyi

“Yeob….” ucapan Kyuhyun terpotong

“YAK! kau sudah gila ya ? apa-apaan ini ? undangan pernikahan ? memang siapa yang sudah menyetujui pernikahan ini huh!” intonasi nada bicara Leria semakin lama semakin meninggi, menunjukkan sekali kalau dia sedang emosi tingkat tinggi, namun Kyuhyun hanya tersenyum menanggapinya

“saat kau menerima lamaranku, itu berarti kau sudah menyetujui kapan saja aku akan menikahimu” ucap Kyuhyun datar, tetap menjaga imagenya

“setidaknya bicarakan dulu denganku!”

“apa itu perlu ? kurasa itu tidak berpengaruh sama skali, karna semua keputusan ada ditanganku. Sudahlah Shin-Hae~ssi terima saja, memang apa ruginya kalau kau menikah denganku ?”

“hah terserah!” Shin-Hae memutuskan sambungan telpnya, Kyuhyun hanya menatap aneh handphonennya saat suara Shin-Hae berganti dengan nada ‘Tut’ yang panjang. Tak lama, suara yang cukup berisik mendekat kearah pintu depan, dan otomatis Kyuhyun mencari taunya

“adik!” noona nya setengah berteriak melihat adiknya yang sudah kembali kerumah

“kau ini bisa tidak menurunkan nada bicaramu satu oktaf saja” Kyuhyun kembali berjalan menuju dapur dan mulai mencari sesuatu yang bisa dia makan, perutnya sudah minta diisi

“kau sudah bertemu Shin-Hae ?” ucap noona nya yang ternyata mengikuti Kyuhyun kedapur, seperti seekor itik yang mengikuti induknya kemanapun dia pergi

“belum”

“pabo!” Ah-Ra memukul kepala Kyuhyun cukup kencang, dan itu berhasi membuat Kyuhyun menatap noona nya dengan pandangan menyeramkan

“YAK! APPO!” Kyuhyun mengusap bagian kepalanya yang terasa sakit akibat hantaman keras yang dilayangkan noona nya

“kau ini pura-pura bodoh atau benar-benar bodoh sih ? kau lupa 2 hari lagi itu hari apa ?” Ah-Ra merebut gelas yang dipegang Kyuhyun dan meminum sisa air yang ada digelas tersebut, lalu menaruhnya keatas meja dengan tenaga yang cukup kuat hingga menimbulkan bunyi yang cukup nyaring

“kau fikir aku akan lupa dengan hari sepenting itu ? tenanglah, aku lebih pintar darimu noona. Aku telah merencanakan sesuatu, dan kurasa kau harus membantuku” ucap Kyuhyun sambil mengedipkan sebelah matanya

*****

Shin-Hae’s Home, Daegu, South Korea

 

“mwo ? untuk apa ?” mata Shin-Hae melebar sempurna saat mendengar kata-kata paspor yang dibicarakan calon kakak ipar nya. Ini baru jam 5 pagi, dan Ah-Ra sudah membangunkan Shin-Hae hanya untuk menanyakan paspor

“bisa kau keluar rumah ? aku sudah berada didepan rumahmu” dan kali ini Shin-Hae terbangun dari tidurnya saat mengetahui calon kakak ipar nya sudah berada didepan rumahnya. Sebenarnya keluarga Cho ini waras atau tidak sih ? kenapa semua keturunannya tidak ada yang benar, batin Shin-Hae. Shin-Hae tergesa-gesa keluar kamar menuju pagar rumahnya, dan disanalah wanita cantik yang mengenakan gaun berwarna peach dengan panjang diatas lutut telah berdiri menunggu kehadirannya

“eonni” panggil Shin-Hae pelan saat sudah berada disebelah Ah-Ra. Shin-Hae menatap Ah-Ra dengan pandangan aneh. Ini baru jam 5 pagi, dan tentu hari ini bukan hari ulangtahun nya atau ulangtahun ku dan juga bukan hari natal, dan kenapa Ah-Ra eonnie mengenakan gaun yang sangat formal dijam yang sangat pagi seperti ini, batin Shin-Hae

“cepat ganti bajumu, kalau tidak kita akan tertinggal pesawat”

“mwo ? pesawat ?”

******

Paris

 

 

Setelah menempuh beberapa jam perjalanan, akhirnya Leria memijakkan kakinya di negara yang sangat amat ingin dia kunjungi, paris. Ah-Ra masih belum memberitahukan untuk apa dia membawa Leria ke tempat ini. Dan inilah yang membuat Leria sedari tadi bertanya hingga mulutnya berbusa, tapi tetap saja wanita itu merahasiakannya

“kali ini kita akan kemana lagi ?” ucap Leria pasrah, hanya mengikuti dan menurut apa kata calon kakak ipar nya ini

“sebentar lagi aku akan tau, kau ini tidak sabar sekali sih” Ah-Ra menyetop sebuah taksi yang kebetulan lewat didepan mereka. Setelah memasuki taksi tersebut, Ah-Ra menyebut nama tempat yang sangat asing bagi Leria, Leria hanya bisa menatap setiap pemandangan yang tersaji dari jendela mobil ini

“apa kau ingin ke salon dulu sebelum bertemu calon suami mu ?” ucap Ah-Ra akhirnya sedikit memberi clue

“Kyuhyun juga ada disini ?” Leria melebarkan matanya sempurna

“dangyeonhaji! Pabo, kau fikir ini hari apa hah, besok kalian akan menikah. Dan jangan katakan kalau kau melupakan hari terpenting itu!”

“tentu saja aku tau, tapi kenapa harus disini ? keluargaku masih berada di Korea”

“ah sudahlah, kau boleh mengatakannya pada Kyuhyun nanti setelah kita sampai”

Keheningan kembali terjadi, Leria masih tidak mengerti dengan apa yang difikirkan Kyuhyun. menikah ? paris ? dia sudah gila! Leria menatapi kuku-kuku jarinya dan meremasnya sebentar, tanda kalau Leria sedang merasa grogi dengan apa yang akan dihadapinya nanti. Akan menyiapkan apa lagi magnae Super Junior itu

Hampir satu setengah jam perjalanan, akhirnya mereka sampai ditempat yang diucapkan Ah-Ra barusan, dan tempat itu berhasil membuat Leria melongo hebat. Sebuah bangunan tua tapi tetap terlihat mewah, hampir mirip seperti castle

“inilah kehebatan adikku, dia berhasil membuat siapapun terpesona” ucap Ah-Ra sambil berjalan pelan mengamati setiap inci bangunan megah yang berada dihadapan mereka sekarang. benar, bukan hanya wajah, tapi seluruh kemampuan dalam dirinya itu sangat sempurna, batin Leria

Leria mengikuti arah langkah Ah-Ra memasuki bangunan mewah ini, memasukinya dengan langkah perlahan, masih tetap mengutuk pembuat bangunan ini, tidak ada cacat sedikitpun dari keindahan gedung ini. Saat baru memasuki sebuah pintu kayu yang terlihat tua namun kokoh itu, mereka telah dihidangkan pemandangan ruang tengah yang amat sangat luas, bertemakan warna coklat tua yang membuat bangunan ini terlihat sangat klasik, dan juga terdengar samar-samar suara alunan musik sendu yang berasal dari belakang gedung ini

“kita hampir sampai” Ah-Ra lagi-lagi membuka sebuah pintu yang ternyata menuju kehalaman belakang, dan disinilah lagi-lagi Leria dibuat terkejut

“eomma ?” Leria melihat ibunya telah berdiri disamping orang tua Kyuhyun dengan mengenakan pakaian yang cantik

“Lee, akhirnya kau tiba” ucap eomma Kyuhyun sambil berjalan menuju Leria, lalu memeluknya ringan. Tidak hanya keluarga, bahkan seluruh member Super Junior datang. Tidak hanya mereka, disana terdapat banyak artis, ada member TVXQ, SHINee, dan juga SNSD. Mereka semua memberi salam yang hangat dengan senyuman yang tak henti-hentinya mereka berikan

“baiklah, acara mengagumi kemampuan adikku sudah cukup, sekarang waktunya kau bertemu dengannya, jadi sekarang kau ganti pakaian dulu” Ah-Ra mendorong Leria kembali masuk kesebuah ruangan

Hampir setengah jam Leria membenahi dandanannya, dan kini Leria telah mengenakan gaun panjang berwarna hitam dengan belahan bawah yang cukup tinggi, dan ini pertama kalinya Leria memakai high heels, kalau tidak karna Ah-Ra hampir menceramahinya setengah jam penuh, Leria tidak akan pernah mengenakan benda aneh tersebut

“dia ada dibelakang, kau tinggal berjalan lurus dan kau akan menemuinya disana” bisik Ah-Ra tepat ditelinga Leria, membuat Leria sedikit bergidik merasakan hembusan nafas Ah-Ra dibelakang telinganya. Leria hanya mengikuti arahan Ah-Ra, dan benar, tak jauh dari tempatnya tadi berada, Kyuhyun terlihat sedang berdiri membelakangi Leria. Dia memakai jas lengkap berwarna hitam, membuat ketampanannya semakin terlihat memukau, Leria mengamatai setiap inchi tubuh Kyuhyun, pria itu tinggi, putih, tampan, dan sempurna. Apa ada kata lain yang lebih baik dari aempurna ? Leria akan menggunakan kosa kata tersebut untuk Kyuhyun

Merasa diamati, Kyuhyun berbalik dan mendapati wajah calon istrinya sedang menatapnya. Kyuhyun tersenyum ringan melihatnya, sama seperti Leria tadi, Kyuhyun terpanah melihat penampilan Leria

“aku tidak suka dengan gaun mu” Kyuhyun mengamati gaun yang Leria kenakan dari atas hingga bawah, sama dengan Leria, Leria melakukan hal yang sama

“wae ?”

“belahannya terlalu tinggi, aku tidak suka kau mengumbar apa yang seharusnya hanya aku saja yang boleh melihatnya” Kyuhyun mendekat kearah Leria

“cih! masih berkomentar, memang ini ide siapa hah, kalau bukan karna Ah-Ra eonnie yang meneriaki ku untuk mengenakan gaun ini aku juga tidak sudi!” Kyuhyun tersenyum tipis mendengar komentar Leria. Kyuhyun meraih tangan Leria dan menggenggamnya ringan, Kyuhyun mengajak Leria berjalan menuju depan gedung ini

“besok adalah pencapaian utama perjuanganku selama ini” ucap Kyuhyun lembut

“untukmu adalah akhir, tapi untukku adalah awal perjuanganku mempertahankan mu”

“mempertahankanku ?”

“aku akan bersaing dengan banyak wanita lain, tentu kau tidak lupa kan siapa kau”

“dengarkan aku, jangan perdulikan siapa aku, anggap saja aku hanya laki-laki biasa, dari kalangan rendahan. Hilangkan nama Super Junior dari belakang namaku, anggap aku Cho Kyuhyun, hanya Cho Kyuhyun”

Leria memandangi wajah Kyuhyun yang menatap matanya lekat

“taukah kau ? orang-orang seperti kami ini harus ‘membungkus’ masalah cinta sekalipun dengan ‘bungkusan’ yang paling istimewa. Sampai benar-benar sempurna. Kau tau impian semua orang ? mereka ingin memiliki kisah cinta seperti didalam drama. Sebelum menjadi penyanyi, aku juga seperti itu. tetapi sekarang aku memimpikan hal lain. Aku ingin merasakan cinta seperti orang biasa” lanjut Kyuhyun, Leria tertegun mendengar ucapan Kyuhyun, Leria menatap wajah Kyuhyun yang berubah menjadi .. sedih ?

“intinya, aku ingin kau tau, siapapun aku, aku akan tetap mencintaimu, sebagai magnae Super Junior ataupun Cho Kyuhyun”

“bisakah aku memfoto kalian sekarang ?” tiba-tiba dari belakang terdengar suara yang tidak asing bagi keduanya, saat menoleh mereka mendapati Ah-Ra telah memegang sebuah kamera. Mau tidak mau keduanya menuruti keinginan Ah-Ra

“lebih baik kita menuruti ucapannya, dari pada acara besok hancur karna ulah si iblis itu” bisik Kyuhyun pelan, namun sepertinya Ah-Ra mendengar ucapan itu

“adik, kau ingin pergi ke peti mati duluan ya dari pada ke altar penikahanmu besok. Sudah cepat, kalian berdiri disana dan tersenyum”

“araseo araseo” mau tidak mau, mereka menuruti ucapan Ah-Ra

******

The Wedding

 

 

08 June 12’

09.30

 

 

Castle ini, hanya dalam waktu beberapa jam sudah berhasil diubah menjadi tempat yang sangat indah. Semua berhiaskan dengan pernik serba putih, taburan bunga lily disetiap panjang jalan yang sudah dilapisi oleh red carpet, membuat aroma harum yang berasal dari bunga lily tercium dicastle ini. Sebuah altar yang indah pun telah tersedia, dan seorang pria tua memakai jas panjang serba putih telah berdiri didepan sana dengan sebuah buku tebal ditangannya menanti kedua insan yang akan siap dinikahi nya

Seluruh keluarga dan kerabat telah menanti kedatangan ‘sang pangeran dan sang putri’ melangkahkan kakinya menuju gerbang kebahagiaan yang telah disediakan disana. suara berdengung dari semua orang yang sedang berbicara menjadi backsound taman belakang castle ini

“hah, akhirnya hari ini tiba juga” ujar Eunhyuk sambil membetulkan posisi jas nya

“dan anak itu membuatku menjadi  lebih takut, aku terlihat seperti pria tua yang tidak laku” ucap Leeteuk yang dijawab dengan tawa para member Super Junior

“hey, kenapa mereka belum muncul juga ? bukankah ini sudah waktunya ?” kali ini Siwon yang berbicara, sambil melemparkan pandangannya kesetiap sudut yang bisa dijangkau oleh penglihatannya

“entahlah, kita tung…” belum sempat melanjutkan ucapannya, tiba-tiba musik yang mengiringi pengantin mengalun dengan kencang, tanda bahwa keduanya telah tiba, dan sekarang semua mata tertuju pada pria yang berjalan menuju altar. Kyuhyun yang telah memakai Tuxedo berwarna putih berjalan menuju altar tanpa didampingi siapapun

“cih, anak itu sudah mau menikah tetap saja terlihat santai” ucap Donghae, benar saja, Kyuhyun berjalan santai sambil memasukan kedua lengannya kedalam kantong celana dan tidak terlihat kegugupan sama sekali. Tak lama Kyuhyun tiba, sang pengantin wanita tiba dengan seorang pria yang sudah diduga sebagai perwakilan dari keluarganya untuk menggantikan appanya mendampinginya. Gaun putih yang bermotif sangat sederhana membalut tubuhnya indah, dengan membawa sebuket bunga ditangan kanannya dan tangan kirinya berada disiku lengan pria yang lebih tua itu

Berbeda dengan Kyuhyun, Leria terlihat sangat tegang ketika berjalan menuju altar, terlihat Leria sedikit menahan nafasnya saat melihat Kyuhyun telah berdiri didepan altar dengan sang pendeta dbelakangnya. Langkah Leria terhenti setelah dia sampai didepan altar. Masih saling mengagumi satu sama lain, mereka sempat berdiam diri beberapa detik. Mengagumi keindahan yang diciptakan Tuhan disetiap wajah ciptaannya, sampai akhirnya pendamping Leria menyadarkan keduanya dengan menyerahkan tangan Leria pada Kyuhyun, dan Kyuhyun menerimanya. Mereka saling tersenyum dan mulai menghadap kependeta yang akan menikahkan mereka

“hadirin sekalian, kita berkumpul pada hari yang megah ini untuk menyaksikan bersatunya Kyuhyun Cho dan Leria Shin” ucap pendeta itu sambil tersenyum

“tolong ikuti kata-kataku” lanjut pendeta itu pada Leria dan Kyuhyun, keduanya hanya mengangguk mengiyakan, lalu dimulai lah ucapan sakral yang akan menyatukan mereka

Nb : K (Kyuhyun)

        L (Leria)

 

Backsound : Christina Perry – a Thousand Years

K : aku Cho Kyuhyun, menerimamu Shin Leria, untuk saling memiliki

 

L : dalam susah dan senang

 

K : ketika kaya dan miskin

 

L : ketika sehat dan sakit

 

K : untuk saling mencintai

 

L : untuk saling menghargai, selama kita hidup bersama

 

K : I do

 

L : I do

 

K : I Love You

 

L : I Love You

Ketika keduanya selesai mengucapkan sumpah setia, seluruh tamu yang hadir bertepuk tangan dan bersorak menucapkan selamat. Tidak henti-hentinya kedua insan itu menebar senyuman kebahagiaan

“sekarang kalian telah sah menjadi pasangan suami dan istri” ucap pendeta itu lagi

Satu persatu artis dari SMent menghampiri Leria dan Kyuhyun untuk memberikan ucapan selamat pada keduanya. Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan untuk keduanya. Setelah mengalami beberapa hambatan dicerita cinta mereka, namun mereka tetap dipersatukan. Apa ini yang dinamakan kebetulan ? atau ini yang dinamakan takdir ?

“kau tau” bisik Kyuhyun pelan tepat disamping telinga Leria

“hidupku adalah mencintaimu” lanjutnya, dan kata-kata itu berhasil membuat Leria kembali tersenyum sekaligus tersipu malu

Hari ini adalah titik puncak paling maksimal dalam hubungan mereka, meskipun semuanya tidak berakhir sampai disini dan mereka tau akan lebih banyak rintangan lagi didalam hubungan mereka, mereka akan selalu berusaha mencintainya dengan seluruh kekuatan yang mereka punya, dengan seluruh kemampuan dan titik penghabisannya, sampai mereka merasakan kebahagiaan untuk selamanya

The End

 

Annyeong~

Boleh aku cuap-cuap sedikit ?

Terimakasih yang udah setia baca FF gaje ini dari part pertama sampe akhir

Terimakasih juga yang udah mau cape-cape ngetik buat comment di FF aku yang ga ada apa-apanya dibanding FF lain yang pernah kalian baca di wordpress lain dengan author yang jelas jauh hebat dibanding aku

Rencananya aku mau hiatus sebentar dari dunia per-FF-an, entah kenapa sekarang kemampuan menulis aku agak berkurang, ga sebagus dulu. liat aja makin keisni makin ancur tulisan aku nya

Dan mungkin juga wordpress ini mau aku hapus, tapi entahlah.. agak berat ninggalin semuanya

Sekali lagi terimakasih banyak untuk semuanya ^^