.1365481625564 copy

 

Shin-Hae menggerakkan kakinya ke udara ketika kakinya yang tak terlalu panjang menggantung saat dia menduduki tempat yang cukup tinggi dari tanah. Dengan senyuman Shin-Hae menikmati udara sore hari yang selalu menjadi udara favoritenya. Dimana semua polusi mulai menghilang dan diganti dengan udara sejuk menjelang malam.

Shin-Hae menyentuh kedua pipinya dengan telapak tangan saat merasa udara mulai tak bersahabat. Shin-Hae merasa darahnya berdesir disekujur tubuhnya saat hantaran dingin yang tercipta dari sebuah benda kecil yang tengah melingkar dijari manis gadis itu.

 

Sekali lagi tersenyum mendapati bahwa dirinya selalu saja tak pernah menduga bahwa dirinya terlalu beruntung jika ditelaah lebih jauh. Berawal dari sebuah kecelakaan yang tak disengaja, justru itulah awal dari segalanya. Dia telah menikah. Dan yang dinikahi nya adalah seorang pria yang memiliki kuasa penuh atas sebuah perusahaan ternama yang cukup berpengaruh didunia, pria itu juga memiliki ketampanan yang luar biasa nyatanya, dan juga terlihat sangat menggoda. Entah apakah ini yang sering disebut-sebut sebagai takdir. Apakah seperti ini cara kerja takdir ? kebetulan seperti ini ? tidak pernah ada kebetulan yang terlalu kebetulan seperti ini.

 

Shin-Hae melirik kearah jam tangan cokelat yang melingkari lengan kirinya dengan pas, 10 menit lagi, pria itu akan tiba 10 menit lagi.

 

Shin-Hae menjadi sangat mengetahui apapun yang menjadi kebiasaan suaminya, bahkan untuk toleransi keterlambatannya. Ketika Shin-Hae mempertanyakan tentang keterlambatannya, suaminya menjawab, “aku memerlukan 10 menit untuk membenahi penampilanku sebelum bertemu denganmu. Aku tidak ingin ketika kita akan menghabiskan waktu bersama, aku masih mengenakan apa yang ku kenakan diperusahaan, penampilan CEO yang terlalu formal. Aku ingin mereka melihatku menjadi seorang Cho Kyuhyun layaknya pria biasa ketika aku sedang bersamamu.” Itulah yang diucapkan Kyuhyun hampir beratus-ratus kali dengan perkataan yang sama.

 

Suaminya. Shin-Hae masih benar-benar belum bisa mempercayai status yang telah disandangnya. Bagaimana tidak, Kyuhyun adalah pria yang menjadi sosok kekasih dan suami idaman hampir jutaan wanita didunia. Dia baik dalam pekerjaan, dia tampan, dia hebat, dan dia benar-benar sempurna. Sedangkan Shin-Hae ? dia hanya seorang gadis yang tidak memiliki pesona khusus, itu menurutnya. Namun berbeda dengan apa yang selalu diucapkan Kyuhyun ketika menilai tentang istrinya sendiri.

 

“pernah kau melihat cermin dengan ekspresi wajahmu yang sedang tersenyum bahagia ? sekali-kali cobalah, dan kau akan melihat sosok wanita paling cantik yang pernah ada. Kau bahkan tak akan percaya bahwa itu adalah pantulan dirimu sendiri, karna kau benar-benar terlihat sangat mempesona saat kedua ujung bibirmu tertarik membuat seulas senyuman.” Ucapan Kyuhyun yang lainnya yang tak akan pernah Shin-Hae lupakan.

 

Shin-Hae mendengar suara derap langkah dari belakang, itu pasti suaminya. Dengan sigap Shin-Hae berdiri dan berbalik. Dia mendapati Kyuhyun sedang menekan tombol pada kunci alarm mobilnya lalu memasukkan kunci tersebut kedalam saku celananya.

 

Shin-Hae lagi-lagi tak bisa mengatur ekspresi wajahnya yang selalu terlihat bodoh saat melihat penampilan suaminya yang selalu memukau, menyilaukan mata. Pria itu hanya memakai kemeja kasual lengan panjang berwarna hitam. Kyuhyun melipat lengan kemejanya hingga batas siku, hingga memperlihatkan kulit putih pucatnya dan juga jam tangan mewah yang selalu melekat dilengan kirinya. Karna dia hanya mengenakan kemeja kasual, Kyuhyun mempadukannya dengan celana jeans berwarna putih tulang yang melekat pas mengikuti lekukan kaki Kyuhyun dengan sempurna. Dan sepaku kets berwarna hitam keabu-abuan memperlengkap penampilannya kali ini. Benar-benar lepas dari sosok seorang CEO ternama paling berpengaruh di Korea Selatan, dan dia juga terlihat lebih remaja dengan penampilannya, tidak terlalu mencolok namun tetap menjadi pusat perhatian. Itulah suaminya, pria yang benar-benar telah menjadi suaminya. Apakah Shin-Hae bermimpi ?

 

Kyuhyun semakin mendekat kearah Shin-Hae dengan pandangan yang tak pernah lepas dari wajah istrinya. Lengan Kyuhyun terangkat ke bibirnya, memainkan jari-jarinya disana. Dengan senang hati Kyuhyun melakukannya karna dia tau istrinya menyukai jari-jari panjang miliknya. Shin-Hae pernah memperlihatkan beberapa photo idolanya yang sedang memamerkan jari mereka yang terlihat panjang dan lentik. Shin-Hae tak pernah berhenti berteriak histeris setelah menceritakannya, dan Kyuhyun tersenyum dalam hati bahwa tanpa sadar dia telah memberitahu Kyuhyun bahwa dia menyukai jarinya, jari yang dinobatkan sebagai jari terpanjang dan terlentik yang pernah dilihatnya. Dia menyukai apa yang Kyuhyun miliki.

 

Shin-Hae mengeluarkan ekspresi terharu saat melihat jari tangan Kyuhyun, bukan, bukan jarinya kali ini, tapi benda kecil yang melingkari jari manis suaminya, benda yang memiliki ukiran dan juga permata yang sama dengan yang dimiliki Shin-Hae. Cincin pernikahannya. Ini bukanlah pertama kalinya Kyuhyun memakai cincin itu, bahkan setiap hari Kyuhyun mengenakannya, namun, entah mengapa Shin-Hae selalu berhenti bernapas ketika melihat jari Kyuhyun telah tersematkan sebuah pengikat abadi bahwa Kyuhyun telah dimiliki orang lain, dan orang itu adalah Shin-Hae. Itulah yang masih dipertanyakan oleh Shin-Hae, bagaimana bisa dia menjadi wanita yang dipilih oleh Kyuhyun.

 

“hmm .. maaf,” ujar Shin-Hae saat kesadarannya telah kembali 100% dan dia melihat Kyuhyun telah berdiri didepannya dengan kedua tangannya terselip disaku celananya. Ini adalah kegiatan rutin ketika mereka saling bertemu. memohon maaf atas keterlambatan. Jika Kyuhyun memiliki waktu keterlambatan 10 menit untuk mengubah penampilannya, Shin-Hae juga memiliki waktu keterlambatan 10 menit untuk mengumpulkan seluruh kesadarannya setelah terpesona habis-habisan hanya karna melihat suaminya yang terlihat sangat memukau.

 

Kyuhyun memajukan tubuhnya hingga membunuh jarak yang ada diantara mereka, lalu sedetik kemudian Kyuhyun mendaratkan bibirnya dikening Shin-Hae, mengecupnya lembut penuh kemesraan.

 

“Happy 1st Anniversary,” ucap Kyuhyun setelah menemukan kedua mata Shin-Hae dan menatapnya lamat-lamat. “12 bulan, huh ? kita telah menjalani pernikahan ini selama itu. Dan entah mengapa, setiap aku melihatmu, aku merasa jika kita baru saja menikah kemarin, karna aku merasa perasaanku terhadapmu tak pernah berkurang, seperti yang seharusnya terjadi. Jika sebuah hubungan telah dijalani selama 12 bulan, seharusnya rasa itu sedikit teredam beberapa bulan yang lalu, tapi aku selalu merasa aku harus mencintaimu setiap harinya, aku tak bisa menghentikan kadar rasa cintaku padamu yang selalu bertambah setiap harinya.” Kyuhyun memberi jeda sambil menyelipkan helaian rambut Shin-Hae yang menjuntai kebelakang telinganya. “ini benar-benar melelahkan, kau tau,” lanjut Kyuhyun yang mendapat tatapan bingung dari Shin-Hae. “aku selalu kehilangan cara untuk mengendalikan rasa sayangku, rasa rinduku, rasa ingin selalu berada didekatmu setiap harinya. Ini benar-benar terasa tidak normal.” Gurau Kyuhyun dengan seringaian geli. “aku menjadi tidak normal karna mencintaimu. Mencintaimu lagi dan lagi hingga waktu yang tak terbatas.”

 

Shin-Hae tak bisa menahan apa yang telah dipendamnya sedari tadi, akhirnya cairan bening itu lolos dari pelupuk matanya. “hey, jangan menangis,” Kyuhyun menyapukan airmata Shin-Hae menggunakan ibu jarinya.

 

“aku merasa tidak berguna, aku tidak memiliki kesempurnaan yang bisa dibanggakan pada orang lain. Aku hanya tau bagaimana caranya menganga parah saat melihat pesona suamiku sendiri, bagaiamana caranya jantung berhenti bekerja hanya melihat senyuman suamiku, memalukan kan ?” lanjut Shin-Hae. Dengan cepat Shin-Hae menarik napas dalam dan menghembuskannya dengan kasar, “katakan padaku, apa yang kau inginkan. Anggap saja ini akan menjadi hadiah pernikahan kita yang pertama.” Tawar Shin-Hae sungguh-sungguh.

 

Kyuhyun tersenyum mendengar tawaran Shin-Hae lalu menggelengkan kepalanya pelan. “kau pikir, kenapa Tuhan menciptakan celah disetiap jari-jari kita ?” bukannya menjawab, Kyuhyun justru memberikan Shin-Hae sebuah pertanyaan. Tanpa menunggu jawaban dari istrinya, Kyuhyun segera menjawab. “karna Tuhan mengizinkan kita untuk menggenggam jemari pasangan kita. Seperti ini.” Kyuhyun memperagakan apa yang baru saja diucapkannya. Dengan perlahan dan juga lembut, Kyuhyun menyematkan setiap jarinya dijari milik Shin-Hae.

 

“jadi, kau pikir untuk apa kita menciptakan pernikahan jika hanya untuk mencari kesempurnaan ? Tuhan menciptakan kita dengan celah-celah kekurangan, dan Tuhan pun menciptakan satu orang lainnya untuk menutupi celah itu dengan kelebihan yang dimilikinya.” Kyuhyun memberikan jeda diucapannya untuk menarik napas, lalu menghembuskannya dengan perlahan. “ingat janji pernikahan kita ? saling melengkapi, saling menghormati, saling menghargai, dan saling mencintai. Aku ingin menerapkan janji itu kedalam kehidupan pernikahan kita, jika bisa untuk selamanya.” Kyuhyun kembali memajukan tubuhnya, lagi-lagi menjadikan kening Shin-Hae sebagai sasarannya, “aku tidak membutuhkan apapun, aku hanya ingin kau selalu mencintaiku, itu cukup.” Gumam Kyuhyun masih dalam kecupannya dikening Shin-Hae, sontak membuat Shin-Hae segera memeluk tubuh suaminya. Suaminya mengatakan, dia tidak butuh apapun kecuali rasa cinta Shin-Hae pada Kyuhyun.

 

Dan akhirnya Shin-Hae bersuara, “aku memang tidak memiliki keahlian apapun, tapi aku sangat ahli dalam mencintaimu.  Happy 1st Anniversary.”

 

******

 

Ini aku tulis Cuma buat menetapkan hari pernikahannya ShinKyu.

Aku ini bukan tipe orang yang bisa mengingat tanggal dengan baik -_-

Jadi aku putuskan untuk menyamakan tanggal pernikahan ShinKyu dan tanggal pernikahan orangtua saya ^^

Karna mamah saya selalu rempong sama hari pernikahannya, jadi dijamin saya gabakalan lupa sama tanggal ini kkk~

Sebenernya ga nyamain juga sih, aku mau ngambil tanggal 15nya aja

Kecepetan sih kalo di publish sekarang, tapi mau gimana lagi, mengingat jadwal aku yang sekarang bikin pusing, dari pada ga ke-publish sama sekali, mendingan cepet sekalian kan ? huahaha

 

18 itu tanggal ulangtahunnya Shin-Hae, 3 itu tanggal ulangtahunnya Kyuhyun. 18-3=15 (alasan paling konyol wkwk)

Kenapa aku milih bulan april ?

Selain alasan sama kaya anniv nya orangtua aku, aku selalu ngerasa April itu nama yang cantik ._.v seriusan deh,

Aku bahkan selalu memimpikan aku bisa lahir dibulan April. Yeah, tapi udah gabisa diulang lagi -_-

 

Yah pokonya kalian jangan kecewa ya abis baca ini, nanti kalian malah ngomong yang macem-macem kaya ‘jiah, kirain FF’ atau ‘kurang panjang’ dan seterusnya.

Ini Cuma buat menetapkan hari pernikahannya ShinKyu aja, kalo yang ngerasa kecewa sama postingan ini ya mending gausah dibaca.

 

Oke, yang sudah menikmati tulisan super pendek ini terimakasih ^^