triy cover copy

“yak! kau telah meninggalkan Jeju selama 5 hari dan saat aku datang kau tidak menyambutku ? calon suami macam apa itu!” teriak gadis itu seperti telah terbiasa melakukannya pada Gyuhyoon. Teriakan seharusnya menjadi nada paling buruk, bukan ? tapi entah kenapa saat gadis ini yang melakukannya, terdengar cukup menyenangkan ditelinga Kyuhyun.

Gadis bernama Shin-Hae itu mengerutkan keningnya lebih dalam saat Kyuhyun masih saja mendiaminya.

“Gyu ? kau sakit ? kau pucat sekali” ujar gadis itu. Dan saat gadis itu mengucapkan ‘Gyu’ kesadaran Kyuhyun kembali sepenuhnya. Dia memanggilnya dengan sebutan Gyu, bukan Kyu. Dengan gila Kyuhyun berharap gadis itu akan menyebut namanya, Kyuhyun.

“maaf, aku hanya sedikit tidak enak badan. Kau baru pulang ?” Kyuhyun berakting seakan-akan dia mengetahui apa yang baru saja dilakukan Shin-Hae. Shin-Hae hanya mengangguk pelan sebagai jawaban lalu memusatkan perhatiannya lagi pada wajah calon suaminya.

“kau tidak ingin menemui Freddy ? kau sepertinya sakit” Shin-Hae masih saja berkutat pada wajah Kyuhyun yang terlihat pucat. Dan kini gadis itu memegang kening Kyuhyun yang membuat Kyuhyun mundur kebelakang karna terkejut. Sentuhan! Ini hanya sentuhan sederhana bukan ? tapi sentuhan ini membuat Kyuhyun melayang. Telapak tangan gadis itu terasa hangat dan lembut saat mendarat dikeningnya. Membuat Kyuhyun mematenkan kalau sentuhan itu adalah sentuhan terbaik yang pernah dia dapatkan.

“Freddy ?” tanya Kyuhyun yang memang belum mengenal siapa Freddy itu. apakah Gyuhyoon mengenalnya ?

“ya, doktermu! Kau sakit, sekarang ikut aku” Shin-Hae meraih lengan Kyuhyun dan menariknya keluar. Kyuhyun hanya mengikuti langkah Shin-Hae yang menuju entah kebagian mana. Kyuhyun masih sibuk menyesuaikan diri dengan sentuhan tangan gadis itu. Terasa seperti ada aliran listrik kecil yang menjalar ditubuhnya saat lengan Shin-Hae semakin erat menggenggam tangan Kyuhyun.

Setelah cukup jauh dari ruangan milik Kyuhyun, Shin-Hae berhenti didepan pintu lift dan menunggu untuk mendapatkan tumpangan berikutnya. Mereka berdiri dalam diam. Kyuhyun diam-diam mengamati Shin-Hae dari dekat. Gadis milik Gyuhyoon yang telah beralih menjadi gadis miliknya. Gadis inikah yang akan dinikahinya ? gadis cantik ini yang akan menjadi istrinya ? benarkah ? ini keberuntungan berlipat ganda namanya. memiliki seorang istri yang memenuhi kriteria wanita idamannya, dan ditambah dengan hubungan harmonis yang telah dibina Gyuhyoon bersama gadis ini menjadi bonus tersendiri.

Kyuhyun melempar pandangan kearah lain saat Shin-Hae melirik Kyuhyun setelah merasa diamati sedari tadi. Gadis itu tersenyum hambar melihat gerakan mata Kyuhyun yang sempat tertangkap oleh Shin-Hae.

“merindukanku, tuan Cho ?” tanya gadis itu dengan nada jelas-jelas mengejek. Lalu yang membuat Kyuhyun hampir melompat terkejut saat Shin-Hae memindahkan genggaman tangannya pada siku lengan Kyuhyun. Lalu gadis itu bersandar dilengan milik Kyuhyun dengan nyaman. Seolah dia terbiasa melakukan hal tersebut. Sialan! Jika saja dia memiliki riwayat penyakit jantung, mungkin dia akan mati detik ini juga.

Lift berdenting pertanda alat transportasi perpindahan antar lantai itu telah tiba untuk menjemput mereka. Lift tersebut kosong. Tentu saja. karna lantai 58 hanya dihuni oleh sang pemilik. Sang CEO Cho’s Corp. Dengan santai keduanya memasuki lift dan sedikit berbincang masalah kesehatan Kyuhyun yang ternyata memang dirasakan pria itu setelah makan siang usai. Ini adalah hari pertamanya bekerja dan langsung dihadapi dengan setumpuk pekerjaan yang sama sekali asing untuk Cho Kyuhyun.

Mereka telah tiba di Rumah Sakit yang cukup mewah tak jauh dari Cho’s Corp. Rupanya Freddy bukan hanya dokter biasa, dia adalah dokter spesialis jantung. Kyuhyun sedikit terkejut melihat papan nama dokter Freddy yang tertulis sebagai spesialis jantung. Untuk apa Gyuhyoon menjadikan dokter ini sebagai dokter pribadinya ? apakah …

“kita periksa ?” tawar dokter Freddy dengan ramah dan penuh senyuman kearah Kyuhyun. Kyuhyun hanya mengangguk mengiyakan mengingat dia hanya bisa melakukan itu. Memangnya dia bisa kabur kemana jika telah berada disini. beralasanpun tidak akan mungkin, karna Shin-Hae berada disampingnya.

Kyuhyun menjalani pemeriksaan yang sama sekali tidak dimengerti Kyuhyun untuk apa. Dokter itu memeriksa dengan lihai di beberapa bagian tertentu disekitar dadanya seakan dokter tersebut telah melakukannya berkali-kali pada Kyuhyun. Setelah dokter Freddy mengatakan ‘selesai’ Kyuhyun bangkit dari ranjang kecil yang tersedia diruangan itu lalu kembali mengancingkan beberapa kancing kemejanya.

Kyuhyun sempat mengerutkan kening saat dokter Freddy tak melepaskan pandangannya kearah Kyuhyun dengan tatapan takjub yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

“ajaib. Jantungmu normal kembali, seperti tidak pernah ada riwayat penyakit jantung. Kau benar-benar sehat” ujar dokter itu masih dengan nada terkagum-kagum. Kyuhyun hanya bisa mengeluarkan ekspresi bahagianya yang jelas-jelas palsu. Dia memang tidak pernah memiliki penyakit. Berarti selama ini Gyuhyoon telah mengidap penyakit jantung ? astaga.

Setelah meninggalkan rumah sakit, Shin-Hae terus-terusan mengucap syukur atas sehatnya Gyuhyoon. Karna selama ini Gyuhyoon selalu mengeluh kesakitan dibagian dadanya dan setelah diperiksa dia memiliki gejala jantung yang cukup mengkhawatirkan.

“sekarang kita akan kemana ?” tanya Shin-Hae antusias. Masih terbawa suasana gembira karna kabar yang diberikan pada Dokter Freddy tadi.

“pulang. Memangnya kemana lagi ?” jawab Kyuhyun sekenanya. Membuat Shin-Hae mengerutkan keningnya sejenak. Dia tidak pernah mendapati Gyuhyoon berkata seperti itu. jika Shin-Hae bertanya seperti tadi, Gyuhyoon selalu akan menjawab ‘terserah padamu. Aku akan menjadi supir terbaikmu selama kau memintaku’.

Kyuhyun yang menyadari perubahan dari sikap Shin-Hae menoleh dan mendapati Shin-Hae sedang menatapnya lekat-lekat. Seketika Kyuhyun dilanda rasa khawatir yang berlebihan. Apakah dia salah berucap ? apakah Gyuhyoon tidak pernah mengucapkan hal itu ?

“ada apa ?” tanya Kyuhyun super hati-hati mengingat ekspresi Shin-Hae yang tiba-tiba saja berubah drastis. Shin-Hae mengalihkan pandangannya dari wajah Kyuhyun dan menatap lurus kedepan. Dia mencoba tersenyum dan mengatakan

“tidak ada. Ya, kita memang harus pulang” ujar Shin-Hae dengan nada bingung yang sangat kentara. Kyuhyun diam-diam melirik Shin-Hae dengan cemas. Pria itu salah berucap. Pasti. Sebenarnya orang seperti apa Cho Gyuhyoon itu dimata gadis ini ?

Tidak! Kyuhyun akan menggunakan sifat aslinya sebagai Cho Kyuhyun mulai sekarang. mungkin memang akan sedikit terlihat berbeda dimata Shin-Hae yang mengenal Gyuhyoon, tapi dia akan membuat gadis itu terbiasa dengan sifatnya. Sifat seorang Cho Kyuhyun. tidak masalah jika gadis ini mencintainya atas nama Cho Gyuhyoon. Tapi Kyuhyun tak sanggup jika dia harus berubah menjadi Cho Gyuhyoon untuk gadis ini. Dia akan membuat Shin-Hae mencintai Cho Kyuhyun, bukan Cho Gyuhyoon.

******

Hari ini adalah hari pernikahan Shin-Hae dan Kyuhyun disebuah hotel bintang lima yang sengaja disewa selama satu hari untuk melangsungkan pernikahannya. Pernikahan ini tentu saja tidak sederhana mengingat siapa itu Cho Gyuhyoon.

Tamu sejumlah ribuan yang hadir tentu saja tidak ada yang Kyuhyun kenal kecuali keluarga besarnya. Bahkan keluarga Shin-Hae yang sangat ramah terhadapanya tak ada satupun yang Kyuhyun kenal. Jadi, Kyuhyun mencari cara aman dengan berada didekat Ah-Ra yang memang sudah melakukan perjanjian sebelum pernikahan ini dimulai untuk terus berada disisi Kyuhyun jika ada orang yang mendekat kearah Kyuhyun untuk sekedar mengobrol singkat.

“bolehkah aku pergi sekarang ? aku lapar, bodoh!” ujar Ah-Ra kesal karna Kyuhyun tak kunjung memberikan waktu untuk dia beranjak sedikit saja dari Kyuhyun. Kali ini Kyuhyun sama sekali tak bisa menghadang kakak perempuannya. Wanita itu lapar. Kyuhyun tidak akan dengan sadisnya terus-terusan mengurung Ah-Ra disisinya yang akan berakibat dengan tewasnya Cho Ah-Ra karna kelaparan.

“baiklah, kau boleh pergi. Tapi kau harus kembali” cecar Kyuhyun dengan sedikit ada mengancam. Ah-Ra dengan semangat meninggalkan Kyuhyun tanpa membalas perkataan Kyuhyun tadi.

Kyuhyun duduk mengamati istrinya sedang digiring oleh Ibu nya menemui beberapa rekan bisnis keluarganya. Sangat melelahkan menjadi orang penting. Kyuhyun merindukan Seoul. Dia merindukan musik. Merindukan kehidupan bebas dan liarnya. Dan dia sedang merutuki gaya hidupnya yang sekarang. Seorang pebisnis sukses ? Kyuhyun membencinya!

“Gyu” panggil seseorang dari belakang Kyuhyun. Kyuhyun menoleh dan mendapati seorang wanita cukup seksi dengan short dress berwarna merah terang. Sialan, dimana Cho Ah-Ra! Kyuhyun sama sekali tidak mengenal wanita ini. siapa dia ?

“ya” Kyuhyun menjawab dengan canggung. Benar-benar canggung hingga membuat wanita itu mengerutkan keningnya. Namun wanita itu seakan tak memperdulikannya, dengan seenaknya wanita itu mengambil posisi disamping Kyuhyun dan duduk bersebelahan dengan Kyuhyun. Wanita itu tersenyum cerah pada Kyuhyun.

“kau menyakitiku dengan pernikahan ini” ujar gadis itu. Menyakitinya ?

“aku tidak pernah merasa menyakiti siapapun” ujar Kyuhyun mencoba melawan gadis yang terlihat seperti bukan dari kalangan gadis baik-baik mengingat betapa seksi nya dia dan juga betapa nakalnya dia saat tangan wanita itu mulai mengelus lembut paha Kyuhyun.

Dengan hormat Kyuhyun mengenyahkan tangan gadis itu dari tubuhnya. Wanita itu tersenyum getir dengan balasan dari Kyuhyun yang diterimanya.

“kau masih sama seperti dulu. Tidak pernah berubah” ujar gadis itu yang tidak ditanggapi sama sekali oleh Kyuhyun.Kyuhyun tidak pernah tertarik dengan tipe gadis seperti ini. seperti inikah selera Cho Gyuhyoon ? Rendahan sekali.

“mungkin lain kali kita bisa pergi bersama ?” gadis itu seperti tidak pernah menyerah untuk terus mendapatkan perhatian dari Kyuhyun. Kyuhyun akhirnya menatap gadis itu dengan tatapan tak suka. Dilihatnya secara teliti penampilan gadis ini. benar-benar tidak mencerminkan wanita baik-baik.

“maaf kalau kau lupa, aku adalah seorang pria yang telah ber-isteri. Silahkan cari pria lain untuk diganggu. Aku sama sekali tidak pernah tertarik dengan wanita sepertimu” bentak Kyuhyun yang membuat beberapa orang disekitarnya melihat kearah mereka dan menjadikannya sebagai pusat perhatian. Kyuhyun sedikit menyesali bentakannya karna membuat Shin-Hae ikut menoleh kearahnya. Dan posisinya sekarnag adalah, wanita itu sedang duduk terlalu dekat dengannya. Oh, keparat! Ini adalah pesta pernikahannya. dan dia seperti sedang tertangkap basah berselingkuh terang-terangan dipernikahannya sendiri.

“kau lupa bagaimana kau mencintaiku dulu ?”

“persetan dengan dulu! aku tidak perduli. Yang ku cintai sekarang hanya isteriku. Dan jangan pernah mencoba untuk mengangguku lagi dengan cara murahan seperti ini. kau pikir aku tidak tau rencana busuk apa yang sedang berkecamuk dikepala cantikmu itu ? enyah dari hadapanku dan jangan pernah berani muncul lagi. atau aku akan benar-benar membuat perhitungan denganmu” dengan penuh emosi Kyuhyun menunjuk hidung wanita itu dengan cara yang sama sekali tidak hormat lalu meninggalkannya begitu saja. menjauh dari gadis itu dan mendatangi Ah-Ra yang sedang melahap makan siangnya dengan nikmat.

“sialan Cho Ah-Ra! Lambat sekali kerja mulutmu dalam mengunyah! Berhenti makan dan ikut denganku!” dengan sadis Kyuhyun menarik lengan Ah-Ra kedalam satu ruangan pribadi yang memang disediakan untuk pengantin pria. Ah-Ra menelan sisa makanannya yang masih tersisa dimulut dengan susah payah. Setelah berhasil, dia menghujat adiknya habis-habisan.

“apa-apaan kau Cho Kyuhyun! aku sedang makan, demi Tuhan! Tidak bisakah kau memberiku waktu untuk mengisi perutku ? ada apa sebenarnya, huh!”

“siapa wanita itu ?”

“wanita yang mana ?”

“wanita gila dengan short dress merah itu!”

“bagaimana aku bisa melihatnya kalau kita saja sedang berada didalam ruangan tertutup. Memangnya siapa yang kau temui ?!”

Kyuhyun memejamkan matanya sejenak menyesali kebodohannya karna menyuruh Ah-Ra melihat gadis itu sedangkan mereka sendiri sedang berada dalam ruangan tertutup. Kyuhyun mendorong tubuh Ah-Ra dan membuka pintu sedikit lalu menunjuk perempuan berbaju merah yang masih duduk ditempat semula. Kyuhyun mendengar napas Ah-Ra tercekat setelah melihat siapa wanita yang Kyuhyun maksud. Setelah dirasa cukup, Kyuhyun kembali menutup pintunya.

“kau mengenalnya ?” tanya Kyuhyun penuh harap.

“Tentu saja. Si wanita gila itu. Dia menggilai Gyuhyoon habis-habisan”

“siapa dia ?”

“namanya Lee Hyera. Gadis itu sebenarnya hanya seorang pebisnis kecil yang tidak terlalu sukses. Dulu Gyuhyoon dan Hyera sempat menjalani hubungan singkat yang terjadi karna pemaksaan. Dia menggunakan nama Ayahnya untuk mendapatkan Gyuhyoon. Ayahnya seorang pebisnis nomor satu dulu. Siapa yang akan berani menolak jika nama Lee Jungwon telah disebut” Ah-Ra mengambil jeda sebentar untuk menarik napas lalu kembali melanjutkan ceritanya.

“Gyuhyoon dan Hyera menjalin hubungan selama 2 minggu. Tidak lebih. Gyuhyoon yang mengakhiri hubungan ini. Dia sempat memberitahuku kalau dia benar-benar tidak kuat dengan sikap Hyera yang sangat diluar jalur dari wanita lain. Gadis itu seperti gadis penggoda. Satu jam sebelum hubungan mereka berakhir, Gyuhyoon menemukan Hyera sedang berbaring setengah telanjang dikamar milik Asisstent Gyuhyoon.” Cerita Ah-Ra berakhir. Kyuhyun terkejut setengah mati mendengar akhir dari cerita itu.

“asisstent itu ?” ujar Kyuhyun hampir menjerit. Ah-Ra tau kemana arah pikiran Kyuhyun. Kyuhyun pasti mengira Assistent yang disebutkan tadi adalah Asisstent yang dimiliki Kyuhyun seakrang. Pria paruh baya itu. Dengan segera dia melayangkan pukulan ringan dikepala adiknya.

“tentu saja bukan! Dia pria baik yang telah beristeri. Gyuhyoon telah memecat Assistent nya setelah melihat kejadian itu. pemecatan sekaligus pemutusan hubungan dengan Hyera” perkataan Ah-Ra membuat Kyuhyun tersenyum mengejek.

“apa Shin-Hae tau masalah ini ?”

“tentu saja tidak. Gyuhyoon tidak pernah ingin mengungkit masa lalunya pada siapapun termasuk Shin-Hae. Gadis itu terlalu rendah untuk diceritakan pada oranglain”

“gadis itu pelacur rupanya” gumam Kyuhyun pelan.

“sudah puas, tuan Cho ? sekarang izinkan aku makan!” Ah-Ra melangkahkan kakinya berniat meninggalkan Kyuhyun. Namun langkahnya terhenti saat Kyuhyun meraih siku Ah-Ra.

“apa lagi!” jerit Ah-Ra frustasi.

“apa Gyuhyoon sakit ? dia memiliki penyakit jantung. Koreksi aku jika aku salah” kali ini Ah-Ra terdiam. Tampak sedih saat mengingat penyakit adiknya yang telah tiada itu. Ah-Ra mengangguk pelan sebagai jawaban. Kyuhyun menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan kasar.

“dan kalian masih mengizinkannya kerja mati-matian padahal kalian tau kalau dia sakit ?” kali ini Kyuhyun berbicara dengan nada dingin. sangat dingin hingga membuat Ah-Ra bergidik ngeri.

“bukan kami yang menyuruhnya. Dia hanya terlalu mencintai pekerjaannya. Dilarangpun percuma. Lebih baik dia sakit dikantor dari pada terbaring lemah dirumah. Itulah yang dia katakan padaku saat aku melarangnya” Kyuhyun tidak bisa berucap apa-apa lagi. Gyuhyoon. Si penggila kerja.

Kyuhyun dan Ah-Ra masih terdiam menikmati kesunyian saat tiba-tiba saja pintu terketuk dari luar. Menyudahi kesunyian itu begitu saja. Ah-Ra dengan semangat melangkah dan membuka pintu. Shin-Hae lah yang berada dibalik pintu itu.

“nikmati waktu berdua kalian. Aku akan pergi” ujar Ah-Ra sambil mendorong Shin-Hae masuk dan menutup pintunya kembali.

Kyuhyun sempat kehilangan kata-kata saat datangnya gadis ini secara tiba-tiba. Gadis yang terlihat seperti jelmaan malaikat ini semakin menakjubkan dengan gaun pengantin putihnya yang terlihat cukup sederhana namun tetap berkilau. Gadis itu memegangi gaunnya yang terlalu panjang hingga menyulitkannya untuk berjalan. Dia berjalan kearah Cho Kyuhyun lalu menyipitkan matanya curgia.

“peliharaan jenis apa yang kau undang itu ?” tanya Shin-Hae dengan nada yang dibuat-buat. Kyuhyun tau kemana arah pembicaraan ini. Kyuhyun tertawa sejadi-jadinya saat Shin-Hae mempertanyakan tentang gadis itu namun dengan istilah yang berbeda.

“hentikan tawamu, Cho Gyuhyoon.” Shin-Hae semakin terlihat kesal saat Kyuhyun tidak mengindahkan perkataannya. Pria itu masih tertawa lepas selama beberapa saat. Benar-benar berhenti saat Shin-Hae mendendang tulang kering pada pergelangan kaki Kyuhyun. dan pria itu menjerit kesakitan saat Shin-Hae memukulnya kearah yang tepat menggunakan heels setinggi 15 centi miliknya.

“yak! apa-apaan kau,” bentak Kyuhyun yang membuat Shin-Hae terkejut. Namun Shin-Hae bisa mengatasi keterkejutannya dan tertawa terbahak-bahak melihat reaksi kesakitan yang Kyuhyun tunjukkan.

“rasakan! Itu balasan karna kau membuat aku dituding pertanyaan-pertanyaan negative dari teman-temanku tentang kedekatan kau dengan gadis itu” ujar Shin-Hae kejam. Lalu gadis itu kembali mengangkat ujung gaunnya dan melangkah lebar-lebar. Namun Kyuhyun bergerak lebih cepat darinya. Menghalangi satu-satunya pintu untuk akses keluar dan masuk diruangan ini.

“minggir, aku ingin keluar” ujar Shin-Hae masih dengan nada kesal.

“hey, kau cemburu padaku ?”

“cemburu ? padamu ? apa untungnya ?”

“cemburu juga tidak ada ruginya. Hey, kita pengantin baru, bukan ? untuk apa mempermasalahkan masalah tidak penting seperti itu, huh ? dan lagi, aku tidak benar-benar mengenal wanita itu. dia hanya masa lalu, bukan ? jadi abaikan saja dia” ujar Kyuhyun santai sambil mendudukkan dirinya disatu buah kursi yang hanya untuk satu orang.

Dengan langkah sebal Shin-Hae mendekat kearah Kyuhyun lalu mendudukkan dirinya begitu saja dipangkuan Kyuhyun. Membuat Kyuhyun tersentak begitu hebatnya dengan apa yang baru saja Shin-Hae lakukan. Gadis itu dengan santainya menyenderkan punggungnya pada dada Kyuhyun. Dan Shin-Hae menangkap degupan jantung Kyuhyun yang telah menggila dibalik punggungnya. Shin-Hae tertawa renyah.

“separah itu reaksi jantungmu saat bersentuhan denganku, tuan Cho” ujar Shin-Hae geli saat mendengar Kyuhyun menghela napas dengan kencang. Kyuhyun terlalu terkejut menerima perlakuan seperti ini. Berdekatan dengan Shin-Hae saja sudah membuat dia kehilangan cara untuk bernapas. Dan kali ini dengan sadisnya Shin-Hae menempelkan seluruh tubuhnya pada tubuh Kyuhyun. Terdengar konyol memang, tapi ini adalah kali pertama untuk Kyuhyun melakukan sentuhan sebanyak ini dengan wanita. Wanita pertamanya.

“bernapas dengan benar, tuan Cho” kali ini terdengar nada mengejek dari suara Shin-Hae. gadis itu dengan sengaja membalikkan badannya untuk menemukan wajah Kyuhyun. Dengan santai dan tanpa dosa Shin-Hae merengkuh leher Kyuhyun lalu dipeluknya. Menikmati sensasi menyenangkan yang terjadi saat tubuh Shin-Hae bersandar pada tubuh Kyuhyun tanpa celah, membuatnya lupa untuk menyadari jika gadis ini mengenalnya dengan nama Cho Gyuhyun. Menikahinya atas nama Cho Gyuhyun. Kyuhyun membenamkan wajahnya pada bahu Shin-Hae. menikmati aroma tubuh gadis itu dan juga kehangatannya. Sial, dia mulai mencintainya.

Mereka belum sempat melepaskan pelukannya saat Ah-Ra dengan tiba-tiba menyambar masuk tanpa peringatan sama sekali. Tidak ada ketukan dan tidak ada pemberitahuan. Ah-Ra sialan!

“waw. Sepertinya aku mengganggu” matanya melebar sempurna saat melihat Kyuhyun dan istrinya tengah melakukan hal yang cukup wajar dibanding dengan sentuhan lainnya. Tapi ini cukup mencengangkan mengingat Kyuhyun yang sama sekali belum mengenal Shin-Hae sebelumnya kini sedang memperlihatkan kemesraan yang sepertinya memang itu yang seharusnya dilakukan sejak dulu. Perkembangan yang cukup pesat mengingat Kyuhyun menolak pernikahaan ini sebelumnya.

Dengan canggung Kyuhyun dan Shin-Hae saling melepaskan satu sama lain lalu memandang dengan tatapan sama canggungnya seperti reaksi tubuh mereka. Shin-Hae bangkit dari pangkuan Kyuhyun dan melangkah mendekati Ah-Ra. “Sama sekali tidak mengganggu, ada apa eonnie ?” suara Shin-Hae memecahkan keheningan yang terjadi sejenak. “aku menyesal untuk mengatakan ini. Para tamu mencari kalian. Tapi jika kalian ingin melanjutkan hal yang sedang kalian lakukan tadi sebelum aku datang, dengan senang hati aku akan membuatkan alasan yang masuk akal untuk hilangnya kalian” Ah-Ra mengedipkan sebelah matanya jelas-jelas menggoda Kyuhyun dan Shin-Hae. “kami akan keluar sebentar lagi, Noona. Jadi jangan mengumbar hal yang tidak-tidak pada mereka” kali ini Kyuhyun yang bebricara. Mendekati Shin-Hae lalu melingkari pinggul gadis itu dengan lengannya. Membuat Ah-Ra terperangah hebat. Dan jelas sekali Kyuhyun melakukannya untuk menggoda Noona nya. “kami ingin melanjutkan yang tertunda tadi secepat mungkin. Jadi kumohon, kau bisa meninggalkan kami segera ?” Ah-Ra masih melongo parah melihat adiknya yang menjadi pria dengan napsu yang cukup hebat. Kyuhyun menyeringai geli menikmati reaksi wajah Ah-Ra yang benar-benar terlihat bodoh. Dan tanpa mengatakan apapun, Ah-Ra keluar meninggalkan mereka berdua. “kau gila” Shin-Hae terkekeh geli kearah Kyuhyun yang menyadari kelakuannya menggoda Ah-Ra. Mereka tenggelam dalam tawa menertawakan Ah-Ra yang sangat sangat terlihat konyol.

******

Pesta pernikahan yang panjang dan cukup melelahkan. Dan akhirnya mereka mendapat izin untuk kembali ke Apartment mereka yang memang telah disediakan oleh keluarga Cho untuk tempat tinggal mereka setelah menikah. Apartment yang cukup megah jika hanya ditempati mereka berdua saja. Apartment yang dibelikan oleh ibunya Kyuhyun terdiri dari dua lantai, memiliki tiga buah kamar yang jelas-jelas dua dari kamar yang tersedia tidak akan terpakai. Memiliki satu buah balkon yang cukup luas untuk menaruh dua buah kursi dan meja untuk bersantai. Interior yang cukup mengesankan diseluruh ruangan. Seluruh ruangan hanya tersekat oleh kaca yang tembus pandang, menjadikan apartment ini tidak memiliki privasi sama sekali kecuali untuk kamar tidur.

“aku lelah,” ujar Shin-Hae sambil merentangkan tangannya keudara. Kyuhyun tersenyum melihat gadis itu mengerutkan bibirnya pertanda bahwa dia merasa terganggu dengan pernihakannya yang memakan waktu berjam-jam dan sangat melelahkan.

“istirahat saja kalau begitu,” Kyuhyun menjawab masih dengan sisa-sisa senyumannya. Kyuhyun sedang sibuk berkutat dengan koper-koper miliknya dan juga milik Shin-Hae saat tiba-tiba saja gadis itu telah berada disampingnya.

“wah, benar-benar seorang suami yang penuh pengertian.” Shin-Hae memeluk tubuh Kyuhyun dari belakang. Lagi-lagi tubuh Kyuhyun mengeluarkan reaksi yang berlebihan. Gerakan tangannya yang tengah membereskan beberapa pakaian dari koper berhenti begitu saja. Membuat Shin-Hae lagi-lagi tertawa renyah merasakan detak jantung Kyuhyun yang berubah menjadi begitu berbedar ketika bersentuhan dengannya.

“kau harus belajar mencerna setiap sentuhanku, tuan Cho.” Shin-Hae semakin mengeratkan pelukannya dengan sengaja. “jika tidak, kau bisa mati karna kerja jantungmu selalu berlebihan.” Shin-Hae melanjutkan tawanya, dan Shin-Hae melonggarkan pelukannya, membuat Kyuhyun dengan leluasa bisa membalikkan tubuhnya dan melihat wajah istrinya yang sedang menertawakannya habis-habisan.

Kyuhyun berbalik dengan tiba-tiba, membuat Shin-Hae menjauhkan tubuhnya dari tubuh Kyuhyun karna terlalu terkejut, membuat gadis itu terjatuh dan Kyuhyun yang melihat itu berusaha menangkap kepala Shin-Hae dengan tangannya agar tidak membentur sesuatu. Dan posisi mereka berakhir dengan Kyuhyun berada tepat diatas tubuh Shin-Hae.

Hening. Keduanya saling diam menatap dan mengagumi wajah pasangan masing-masing, membuat keduanya saling salah tingkah. Shin-Hae yang terlebih dahulu tersadar dari keterpanaannya melihat wajah suaminya sedekat itu. Eksistensi ketampanan Kyuhyun bukanlah sebuah bualan. Memerlukan waktu untuk sekedar mengalihkan pandangan setelah melihat wajah pria itu.

Shin-Hae mencoba bangkit dan mengira Kyuhyun akan melakukan hal yang sama. Namun dugaannya salah. Kyuhyun tetap diam, tidak mengeluarkan sepatah katapun, hanya tetap memandangi wajah isterinya.

Perlahan namun pasti, Kyuhyun menundukkan wajahnya, mendekati apa yang sedang diincar pria itu. Shin-Hae tau apa yang akan terjadi beberapa detik lagi. Dia tidak bisa menormalkan detak jantungnya saat hidung mereka telah saling bersentuhan. Shin-Hae menutup mata saat deru napas Kyuhyun menyapukan wajahnya, dan tersentuhlah bibir mereka.

Kyuhyun melumat bibir Shin-Hae lembut. Kyuhyun melakukannya dengan sangat hati-hati, bersiap jika Shin-Hae tiba-tiba saja mendorong tubuh Kyuhyun agar menjauh, namun reaksi yang diberikan Shin-Hae berbanding terbalik dengan apa yang telah dibayangkan Kyuhyun sebelumnya. Gadis itu membalas lumatan bibirnya.

Mereka menikmati ciuman pertama mereka dengan seksama, menyalurkan rasa kasih mereka lewat ciuman tersebut. Mereka akan melakukan hal yang lebih dari ini jika semua tidak dihentikan, mengingat mereka telah menyandang status yang mengizinkan mereka melakukan hubungan yang lebih dari sekedar bersentuhan dan berciuman.

Shin-Hae menarik diri, mengambil oksigen dalam-dalam setelah dia bergelut dengan bibir Kyuhyun yang tidak mengizinkannya sama sekali untuk menarik napas. Sebelum Kyuhyun kembali ingin melumat bibir isterinya, Shin-Hae tersenyum lalu bergumam “saranghae, Cho Gyuhyoon.”

Deg!

Tiba-tiba semuanya seakan berhenti begitu saja. Kyuhyun tak lagi mendekati bibir Shin-Hae yang masih ingin dinikmatinya. Jantungnya seperti dibenamkan timah panas berkali-kali ditempat yang sama. Cho Gyuhyoon. Wanita yang baru saja dinikahi dan diciumnya mencintai Cho Gyuhyoon. Entah kenapa Kyuhyun merasa nama itu lama kelamaan membuat Kyuhyun merasa risih. Dia ingin namanya disebut, Cho Kyuhyun. Dia ingin mendengar isterinya menyebut namanya ketika dia sedang menyatakan betapa cintanya dia terhadap suaminya. Namun kenyataan menghempaskannya kembali ke bumi dan menginjaknya. Kyuhyun hampir melupakan posisinya saat ini. Dia sedang berperan sebagai Cho Gyuhyoon. Dia hampir melupakan segalanya. Dia terlalu terlena dengan indahnya cinta yang diberikan isterinya. Kyuhyun menarik napas dalam-dalam, mencoba menyembunyikan kesedihannya rapat-rapat, menarik kedua ujung bibirnya dengan perlahan lalu membalas pernyataan isterinya.

“nado saranghae, Cho Shin-Hae.”